Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Hujan Lebat Picu Banjir di Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Perketat Pengelolaan Pintu Air

- Reporter

Selasa, 24 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bajir di Surabaya setelah hujan lebat sejak sore, selasa 24/12/2024,(Ist).

Bajir di Surabaya setelah hujan lebat sejak sore, selasa 24/12/2024,(Ist).

SURABAYA, JATIM – Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 15.30 WIB menyebabkan sejumlah wilayah di Surabaya terendam banjir. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengambil langkah tegas dengan menutup beberapa pintu air di pusat kota guna mencegah banjir semakin meluas.

Eri menyebutkan bahwa banjir dan genangan air terpantau di berbagai lokasi, seperti Gayungan, Ketintang, Margorejo, dan Jalan Kartini. Curah hujan yang tinggi selama hampir empat jam menjadi penyebab utama kondisi tersebut.

Untuk mempercepat surutnya banjir dan mencegah penyebaran ke kawasan lain, Pemerintah Kota Surabaya mengerahkan mobil pemadam kebakaran untuk menyedot air dan mengalirkan air ke sungai terdekat.

Koordinasi Pintu Air untuk Cegah Banjir Lebih Parah

Wali Kota Eri menegaskan pentingnya menutup pintu air yang mengarah ke pusat kota, termasuk yang menuju Kalimas. Jika dibiarkan terbuka, air berpotensi membuat kawasan tengah kota tenggelam.

“Kita sudah koordinasi agar pintu air tidak dibuka semua. Kalau dibuka, Surabaya bisa kelem (tenggelam),” ujarnya pada Selasa (24/12/2024).

Surabaya Selatan Terdampak Paling Parah

Eri menjelaskan, kawasan Surabaya Selatan menjadi wilayah terdampak paling parah akibat intensitas hujan yang tinggi dan belum reda hingga malam hari. Di beberapa titik, seperti Dharmawangsa dan Srikana, permukaan air sungai sudah mendekati batas maksimal.

“Ketinggian air di Wonorejo saja sudah mencapai 185 cm. Sungai-sungai besar sudah tidak mampu menampung air lagi,” tambahnya.

Baca juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang Guyur Surabaya, Beberapa Titik Dilanda Banjir

Sungai Surabaya Penuh Akibat Limpasan dari Daerah Lain

Hampir semua sungai di Surabaya, seperti Sungai Jagir dan Rolak Wonokromo, kini dalam kondisi penuh. Selain itu, limpasan air dari daerah Jombang dan Mojokerto yang juga diguyur hujan deras memperburuk keadaan.

“Aliran air dari wilayah lain menuju Surabaya, dan sungai-sungai kita sudah tidak mampu menampung air. Sekarang, kita hanya bisa menunggu hujan reda,” tutup Eri.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai
Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi
Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo
Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029
Solikin Hilang di Laut Utara Lamongan,  Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian
Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas
Pertamax Naik Rp3.950 per Liter, Warga Tuban Kini Harus Rogoh Kocek Lebih Dalam
Teror Ketuk Pintu di Melawi Viral, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:48 WIB

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:24 WIB

Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:37 WIB

Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:20 WIB

Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id