Warga Tuban Tangkap Maling Tambak, Satu Pelaku Residivis Diamankan

- Reporter

Senin, 28 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu pelaku maling Tambak berhasil ditangkap  warga Desa Penidon, Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Salah satu pelaku maling Tambak berhasil ditangkap warga Desa Penidon, Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tambak Diteror Maling hingga Lima Kali

Tuban – Ali Ifron, warga Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, resah karena tambaknya berkali-kali dibobol maling. Selama ini, ia mendapati hasil tambaknya berkurang secara misterius hingga lima kali kejadian. Dugaan pencurian tersebut akhirnya mendorongnya untuk melakukan penjagaan di lokasi tambak.

Penyanggongan Berujung Penangkapan

Pada Sabtu petang (26/04/2025) sekitar pukul 18.30 WIB, Ali Ifron melihat tiga orang mencurigakan memasuki area tambaknya. Tidak mau kehilangan kesempatan, ia segera menghubungi warga setempat untuk membantu melakukan penangkapan.

“Korban segera menghubungi warga dan melakukan penangkapan,” terang Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander, saat ditemui Liputansatu.id pada Senin (28/04/2025).

Saat hendak diamankan, ketiga pelaku mencoba melarikan diri. Beruntung, salah satu dari mereka berhasil ditangkap.

Satu Residivis Diamankan, Dua Pelaku Masih Buron

Pelaku yang berhasil diamankan diketahui bernama Narto (39), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Menurut keterangan polisi, Narto merupakan residivis yang pernah terjerat kasus serupa.

“Korban segera membawa pelaku ke Polres Tuban,” lanjut AKP Dimas.

Sementara itu, dua pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya berhasil melarikan diri. Kini, keduanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan sedang dalam proses pengejaran.

Baca juga: Viral di Facebook, Maling Gas Elpiji di Tuban Ditangkap Usai Aksinya Terekam CCTV

Polisi Lakukan Pengembangan Kasus

Kasat Reskrim AKP Dimas menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan atau kemungkinan pelaku lain yang terlibat.

“Untuk saat ini sedang kami lakukan proses pengembangan,” pungkasnya.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan
Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:02 WIB

Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:44 WIB

Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee