Tambak Diteror Maling hingga Lima Kali
Tuban – Ali Ifron, warga Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, resah karena tambaknya berkali-kali dibobol maling. Selama ini, ia mendapati hasil tambaknya berkurang secara misterius hingga lima kali kejadian. Dugaan pencurian tersebut akhirnya mendorongnya untuk melakukan penjagaan di lokasi tambak.
Penyanggongan Berujung Penangkapan
Pada Sabtu petang (26/04/2025) sekitar pukul 18.30 WIB, Ali Ifron melihat tiga orang mencurigakan memasuki area tambaknya. Tidak mau kehilangan kesempatan, ia segera menghubungi warga setempat untuk membantu melakukan penangkapan.
“Korban segera menghubungi warga dan melakukan penangkapan,” terang Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander, saat ditemui Liputansatu.id pada Senin (28/04/2025).
Saat hendak diamankan, ketiga pelaku mencoba melarikan diri. Beruntung, salah satu dari mereka berhasil ditangkap.
Satu Residivis Diamankan, Dua Pelaku Masih Buron
Pelaku yang berhasil diamankan diketahui bernama Narto (39), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Menurut keterangan polisi, Narto merupakan residivis yang pernah terjerat kasus serupa.
“Korban segera membawa pelaku ke Polres Tuban,” lanjut AKP Dimas.
Sementara itu, dua pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya berhasil melarikan diri. Kini, keduanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan sedang dalam proses pengejaran.
Baca juga: Viral di Facebook, Maling Gas Elpiji di Tuban Ditangkap Usai Aksinya Terekam CCTV
Polisi Lakukan Pengembangan Kasus
Kasat Reskrim AKP Dimas menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan atau kemungkinan pelaku lain yang terlibat.
“Untuk saat ini sedang kami lakukan proses pengembangan,” pungkasnya.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












