Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Waspada! 463 Kasus DBD di Tuban, Tujuh Meninggal – Anak Sekolah Paling Rentan

- Reporter

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis Kasus DBD di Kabupaten Tuban,( Gambar: (Infografis).

Infografis Kasus DBD di Kabupaten Tuban,( Gambar: (Infografis).

TUBAN – Lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tuban menjadi perhatian serius. Hingga 23 Mei 2025, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) mencatat 463 kasus DBD, dengan tujuh korban jiwa yang dinyatakan meninggal dunia.
Lonjakan ini dikaitkan erat dengan musim hujan yang berkepanjangan, menciptakan kondisi ideal bagi berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyebaran virus dengue.

Naik Dibanding Tahun Lalu, Kasus DBD 2025 Jadi Sorotan

Menurut Kepala Dinkes P2KB Tuban, Esti Surahmi, kasus DBD tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama.

“Tahun lalu per tanggal yang sama tercatat 444 kasus. Tahun ini sudah 463 kasus. Artinya ada kenaikan,” jelas Esti saat diwawancarai, Jumat (30/05/2025).
Meningkatnya kasus ini menunjukkan bahwa pencegahan dan kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan utama. Esti juga menegaskan perlunya gerak cepat dan sinergi antarwarga dan pemerintah dalam menekan penyebaran penyakit ini.

Berdasarkan data epidemiologi Dinkes Tuban, kelompok usia 6 hingga 14 tahun adalah yang paling banyak terinfeksi DBD. Ini disebabkan oleh:
• Aktivitas anak-anak di luar rumah
• Lingkungan sekolah yang kurang bersih
• Minimnya kesadaran tentang pencegahan gigitan nyamuk

“Anak-anak sekolah cenderung lebih aktif di luar ruangan dan tidak memakai pelindung diri seperti lotion anti-nyamuk atau pakaian tertutup,” kata Esti.

Curah Hujan Tinggi Jadi Pemicu

Musim hujan yang berlangsung lebih lama dari biasanya menyebabkan banyak genangan air, terutama di lingkungan rumah, sekolah, dan tempat umum lainnya. Inilah yang membuat lingkungan menjadi lembap dan menjadi tempat ideal untuk telur nyamuk menetas dan berkembang biak.
Esti menambahkan bahwa perubahan iklim global juga turut andil dalam memperpanjang musim hujan dan meningkatkan risiko penyakit tropis seperti DBD.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diminta untuk kembali menggiatkan gerakan 3M Plus, yakni:
• Menguras tempat penampungan air
• Menutup rapat semua tempat penyimpanan air
• Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi jadi sarang nyamuk
• Plus langkah tambahan seperti menabur larvasida, menggunakan kelambu, atau memasang kawat nyamuk

“Mari kita basmi DBD bersama-sama. Kunci pencegahan ada pada kesadaran setiap rumah tangga,” tegas Esti.

Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik Didorong Kembali

Untuk mendukung pemberantasan sarang nyamuk secara menyeluruh, Dinkes juga mendorong warga ikut dalam program “1 Rumah 1 Jumantik”. Program ini menekankan pentingnya pengawasan jentik secara berkala di setiap rumah, terutama pada tempat-tempat yang sering luput dari perhatian seperti bak mandi, pot tanaman, dan talang air.

Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi akibat DBD. Jika ada anggota keluarga mengalami demam tinggi mendadak selama lebih dari dua hari, disertai dengan nyeri otot, mual, atau muncul bintik merah, segera periksakan ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu