SURABAYA, JATIM – Provinsi Jawa Timur terpilih sebagai lokasi penyelenggaraan Electoral Visit Program (EVP) oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), yang bertepatan dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Komisioner KPU Jawa Timur, Nur Salam, menjelaskan bahwa dalam gelaran EVP kali ini, Jawa Timur akan menerima kunjungan dari penyelenggara pemilu luar negeri, dengan total peserta yang mencakup 36 negara, 24 pegiat pemilu, 47 kedutaan asing, serta 5 universitas dari luar negeri.
“Kami KPU Provinsi Jawa Timur merasa terhormat menjadi tempat kunjungan bagi 36 negara yang akan memantau langsung proses Pilkada di sini,” ujar Nur Salam.
Acara EVP ini akan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada 25 November dengan pembukaan yang dijadwalkan dihadiri oleh Menteri Luar Negeri. Pada hari kedua, peserta akan diajak mengikuti city tour, melihat langsung berbagai fasilitas dan persiapan yang dilakukan untuk menyukseskan Pilkada. Pada tanggal 27 November, para peserta akan mengunjungi beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melihat proses pemungutan suara dan penghitungan suara secara langsung.
Sementara itu, Sekretaris KPU Jawa Timur, Nanik Karsini, mengungkapkan bahwa salah satu alasan pemilihan Jawa Timur sebagai tuan rumah EVP adalah karena keunikan Pilkada di wilayah ini. Semua calon kepala daerah di Jawa Timur pada tahun 2024 adalah perempuan, dan terdapat lima daerah dengan calon tunggal.
“Kandidat di Jawa Timur semuanya perempuan, dan adanya calon tunggal di beberapa daerah. Itulah mengapa Jawa Timur dipilih sebagai tempat penyelenggaraan EVP,” terang Nanik Karsini.
Dengan adanya EVP ini, Jawa Timur tidak hanya menjadi sorotan internasional, tetapi juga menunjukkan komitmennya dalam menyelenggarakan pemilu yang transparan dan inklusif, yang menjadi contoh bagi negara-negara lain.
Editor : Agus Susanto












