Tuban – Antrean truk pengangkut barang yang menunggu giliran mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU kembali memakan korban jiwa. Seorang purnawirawan TNI tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di badan jalan di wilayah Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
Korban diketahui bernama Daniyanto (57), warga Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban. Dalam peristiwa tersebut, istrinya, Siti Zanifah (57), yang dibonceng mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD dr. R. Koesma Tuban.
Tabrak Truk yang Sedang Antre BBM
Kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (31/05/2026) sekitar pukul 19.15 WIB di Jalan Raya Tuban-Widang, tepatnya di Desa Gesing, Kecamatan Semanding.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistiono, mengatakan korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda PCX bernomor polisi S 4937 JAN dari arah timur menuju barat.
Saat melintas di lokasi kejadian, korban diduga kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya sehingga menabrak bagian belakang truk bernomor polisi H 5967 OF yang sedang berhenti di badan jalan.
Truk tersebut dikemudikan Rizky Octafi Rachmawan (29), warga Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kendaraan itu diketahui sedang mengantre untuk melakukan pengisian BBM di SPBU yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Pengendara Meninggal, Istri Alami Luka-Luka
Benturan keras membuat Daniyanto mengalami luka fatal dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, istrinya mengalami luka pada bagian kepala dan kaki sehingga harus segera dievakuasi ke RSUD dr. R. Koesma Tuban untuk mendapatkan penanganan medis.
“Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia. Sedangkan penumpangnya mengalami luka di bagian kepala dan kaki,” ujar IPTU Eko Sulistiono.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Tuban yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kondisi jalan di lokasi kejadian diketahui lurus dengan cuaca cerah pada malam hari. Arus lalu lintas juga relatif lengang dan berada di kawasan permukiman penduduk.
Selain menyebabkan satu korban meninggal dunia dan satu korban luka-luka, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp1 juta.
Antrean Truk di Badan Jalan Kembali Jadi Sorotan
Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan antrean kendaraan, khususnya truk, yang kerap memanfaatkan badan jalan saat menunggu giliran mengisi BBM di sejumlah SPBU.
Keberadaan kendaraan yang berhenti di badan jalan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari ketika jarak pandang pengendara lebih terbatas.
Hingga kini, Satlantas Polres Tuban masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh faktor yang menjadi penyebab kecelakaan tersebut. (Az)












