Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Sempat Dirawat, Jamaah Haji Asal Situbondo Wafat di Tanah Suci

- Reporter

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang jamaah haji asal Kabupaten Situbondo dilaporkan meninggal dunia di Mekkah setelah sempat menjalani perawatan akibat kondisi kesehatan yang menurun selama rangkaian ibadah haji, (Ilustrasi/Liputansatu.id).

Seorang jamaah haji asal Kabupaten Situbondo dilaporkan meninggal dunia di Mekkah setelah sempat menjalani perawatan akibat kondisi kesehatan yang menurun selama rangkaian ibadah haji, (Ilustrasi/Liputansatu.id).

Situbondo – Kabar duka datang dari Tanah Suci Mekkah. Seorang jamaah haji asal Kabupaten Situbondo, Fathor Rahman, warga Kecamatan Mlandingan, meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji pada Jumat (29/05/2026).
Almarhum merupakan jamaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 89 dan berangkat bersama istrinya melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Hafas Situbondo.
Kepergian Fathor Rahman meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat di kampung halaman. Namun di balik kesedihan itu, tersimpan kisah perjuangan seorang jamaah yang tetap bertekad menunaikan ibadah haji meski kondisi kesehatannya sempat menurun sebelum keberangkatan.

Meninggal Setelah Keluhkan Nyeri Dada

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Rif’an Junaidi, membenarkan kabar wafatnya jamaah tersebut.
Menurutnya, almarhum meninggal dunia setelah penyakit yang telah lama dideritanya kembali kambuh saat berada di Kota Mekkah.
“Benar, jamaah haji asal Situbondo atas nama Fathor Rahman meninggal dunia pada Jumat lalu. Sebelum meninggal, beliau mengeluhkan nyeri dada dan sempat mendapatkan penanganan medis,” ujar Rif’an.
Saat kondisi kesehatannya menurun, almarhum berada di hotel tempat menginap dan didampingi langsung oleh sang istri.
Petugas kesehatan kloter yang menerima laporan segera memberikan pertolongan medis. Namun, tak lama kemudian Fathor Rahman dinyatakan meninggal dunia.

Sempat Dirawat di Asrama Haji Surabaya

Perjalanan ibadah haji almarhum ternyata tidak berlangsung mudah.
Sebelum berangkat ke Arab Saudi, kondisi kesehatannya sempat menurun saat berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Saat itu ia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama beberapa hari.
Meski demikian, setelah mendapat penanganan medis dan menunjukkan perkembangan yang baik, tim kesehatan akhirnya menyatakan dirinya layak untuk melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
“Beliau sempat menjalani perawatan di rumah sakit saat berada di asrama haji. Setelah kondisinya membaik, beliau diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menyusul rombongan hajinya yang lebih dahulu berangkat,” jelas Rif’an.

Dimakamkan di Kota Mekkah

Usai menerima laporan wafatnya jamaah tersebut, petugas kloter langsung berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk mengurus seluruh proses administrasi.
Termasuk di antaranya penerbitan Certificate of Death atau sertifikat kematian yang menjadi syarat resmi bagi jamaah haji yang meninggal dunia di Arab Saudi.
Setelah seluruh proses administrasi selesai, jenazah Fathor Rahman dimakamkan di Kota Mekkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Duka dan Doa dari Kampung Halaman

Kabar wafatnya Fathor Rahman segera menyebar ke kampung halamannya di Kecamatan Mlandingan. Keluarga, kerabat, dan masyarakat setempat turut menyampaikan doa bagi almarhum.
Bagi banyak umat Islam, wafat saat menjalankan ibadah haji merupakan sebuah kemuliaan tersendiri. Di tengah duka yang dirasakan keluarga, banyak pihak berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh amal ibadahnya diterima.
Kepergian Fathor Rahman menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang penuh perjuangan, pengorbanan, dan keikhlasan. (Fia)

Berita Terkait

Botol Miras Berserakan di Monumen Pancasila, Pemuda Pancasila Desak Penindakan Tegas
Pertamina Hentikan Penyaluran Solar Subsidi di SPBU Dasin Tuban, Ada Apa?
DLH Tuban Turun Tangan Terkait Keluhan Debu PT SBI, Tegaskan Cuaca Bukan Alasan
Janji 6 Tahun Tak Kunjung Terwujud, Tukang Becak dan Pedagang Kebonsari Geruduk DPRD Tuban
Pertamina Akhirnya Buka Suara Soal Antrean Solar di Tuban, Klaim Stok Aman
Denpomal Banyuwangi Olah TKP Kasus Dugaan Penganiayaan Remaja di Situbondo
Solar Subsidi Sulit Dicari, Sopir Truk di Tuban Terpaksa Antre di SPBU Sejak Pagi
Ironi Hari Kesaktian Pancasila, Botol Miras Berserakan di Monumen Adpada Tuban

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:38 WIB

Botol Miras Berserakan di Monumen Pancasila, Pemuda Pancasila Desak Penindakan Tegas

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:07 WIB

Sempat Dirawat, Jamaah Haji Asal Situbondo Wafat di Tanah Suci

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:25 WIB

Pertamina Hentikan Penyaluran Solar Subsidi di SPBU Dasin Tuban, Ada Apa?

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:28 WIB

DLH Tuban Turun Tangan Terkait Keluhan Debu PT SBI, Tegaskan Cuaca Bukan Alasan

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:05 WIB

Janji 6 Tahun Tak Kunjung Terwujud, Tukang Becak dan Pedagang Kebonsari Geruduk DPRD Tuban

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id