Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Bukan Pocong, Warga Tuban Ngaku Diteror Modus “Gendam” Berkedok Sales LPG dan Sasar Lansia

- Reporter

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi nenek diduga terkena gendam, (Ist).

Ilustrasi nenek diduga terkena gendam, (Ist).

Tuban — Bukan lagi isu pocong atau cerita mistis yang membuat warga resah. Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Kabupaten Tuban justru dihebohkan dengan dugaan aksi kriminal bermodus gendam yang menyasar para lansia.

Pelaku diduga berpura-pura menjadi sales maupun petugas pemeriksa regulator gas LPG untuk masuk ke rumah korban. Setelah berhasil mendapatkan kepercayaan, korban kemudian diduga dipengaruhi hingga kehilangan kesadaran dan akhirnya kehilangan barang berharga.

Salah satu korban diketahui bernama Tawiyah (60), warga Desa Senori, Kecamatan Merakurak. Nenek tersebut diduga menjadi sasaran tiga orang pelaku yang datang ke rumahnya dengan alasan melakukan pemeriksaan perlengkapan tabung gas LPG.

“Pertama masuk rumah alasannya mau periksa regulator kompor,” ujar salah satu kerabat korban menirukan cerita yang disampaikan Tawiyah, Senin (25/5/2026).

Korban Diminta Melepas Perhiasan

Setelah berada di dalam rumah, para pelaku diduga mulai memainkan psikologis korban dengan cara menakut-nakuti agar seluruh perhiasan dilepas dan disimpan.

Korban disebut diberi sugesti bahwa perhiasan yang dikenakan bisa memancing perhatian petugas pendataan atau survei tertentu.

“Korban dibilangi supaya perhiasannya dilepas dulu dan disimpan agar tidak diketahui orang lain,” kata kerabat korban.

Tak lama setelah itu, korban diduga mengalami kebingungan dan tidak sepenuhnya sadar terhadap situasi di sekitarnya. Saat tersadar, sejumlah barang berharganya diketahui telah hilang.

Perhiasan berupa cincin dan giwang dilaporkan raib. Selain itu, sejumlah uang tunai milik korban juga disebut ikut hilang, meski nominal pastinya belum diketahui.

“Setelah itu mbahe seperti tidak sadar, tiba-tiba barang-barangnya sudah tidak ada,” ujarnya.

Diduga Beraksi di Lebih dari Satu Lokasi

Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan kejadian serupa tidak hanya terjadi di Kecamatan Merakurak. Sehari sebelumnya, seorang lansia di Desa Temandang juga disebut mengalami peristiwa serupa.

Korban diduga kehilangan perhiasan dan uang tunai setelah didatangi orang tak dikenal dengan modus pemeriksaan regulator gas.

Dari pola yang berkembang, para pelaku diduga sengaja menyasar rumah lansia yang sedang sendirian pada waktu-waktu rawan, yakni menjelang malam sekitar pukul 17.00 hingga 19.00 WIB.

Situasi tersebut memicu keresahan warga. Banyak masyarakat kini mulai saling mengingatkan agar tidak mudah menerima tamu asing yang mengaku petugas tanpa identitas resmi.

Polisi Mengaku Belum Terima Laporan Resmi

Kapolsek Merakurak AKP Hartono mengaku telah mendengar kabar terkait dugaan aksi tersebut. Namun hingga kini pihaknya disebut belum menerima laporan resmi dari korban maupun keluarga.

“Sempat mendengar informasi itu, namun belum ada laporan lebih lanjut dari anggota saya,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Meski demikian, warga berharap aparat segera melakukan penelusuran mengingat pola kejadian mulai berulang dan menimbulkan ketakutan, khususnya di kalangan lansia yang tinggal sendiri di rumah. (Aji).

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba, Polresta Tuban Sita 53,6 Gram Sabu
Blackspot Tuban Jadi Sorotan, Polisi Pasang Blue Light untuk Tekan Kecelakaan
Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim
AGP 2026 Jadi Panggung Guru Tulungagung Pamerkan Inovasi Pendidikan
100 Hari Pasca Panen Raya, Lahan Pesanggem Tuban Sulit Ditanami
Jejak Uang Suap dan Nama EDP di Pusaran Skandal Kejari Tuban
Polresta Tuban Respon Permintaan Perlindungan Hukum Advokat
Tabrak Truk Misterius di Jalan Tuban-Widang, Pemotor Asal Lamongan Tewas Terlindas

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Operasi Tumpas Narkoba, Polresta Tuban Sita 53,6 Gram Sabu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Blackspot Tuban Jadi Sorotan, Polisi Pasang Blue Light untuk Tekan Kecelakaan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:18 WIB

AGP 2026 Jadi Panggung Guru Tulungagung Pamerkan Inovasi Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:27 WIB

100 Hari Pasca Panen Raya, Lahan Pesanggem Tuban Sulit Ditanami

Berita Terbaru

Polresta Tuban memaparkan hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. Polisi mengungkap empat kasus dengan empat tersangka dan menyita total 53,649 gram sabu, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Operasi Tumpas Narkoba, Polresta Tuban Sita 53,6 Gram Sabu

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:03 WIB

Petugas kepolisian Polsek Jenu, berhasil mengamankan AYL saat berada di sebuah gazebo kawasan Pantai Cemara Tuban, Rabu (26/08/2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim

Kamis, 27 Agu 2026 - 18:38 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu