5 Penyakit Berbahaya yang Mengintai Saat Musim Banjir, Waspada dan Lindungi Keluarga Anda!

- Reporter

Sabtu, 14 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

5 penyakit berbahaya yang sering muncul pada saat musim banjir(Ist)

5 penyakit berbahaya yang sering muncul pada saat musim banjir(Ist)

SURABAYA,JATIM – Musim banjir bukan hanya membawa dampak kerusakan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan yang membahayakan. Lingkungan yang tergenang air kotor menciptakan kondisi ideal bagi penyebaran bakteri dan virus. Berikut adalah 5 penyakit yang sering muncul selama musim banjir dan langkah pencegahannya.

Baca juga: Wisata Spektakuler di Tuban, Untuk Liburan Akhir Tahun Yang Berkesan

1. Leptospirosis: Ancaman dari Genangan Air

Leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira yang menyebar melalui genangan air yang terkontaminasi urine hewan, seperti tikus. Hal ini dapat memengaruhi hati dan ginjal jika tidak ditangani.

  • Gejala: Demam tinggi, nyeri otot, mata merah, dan muntah.
  • Pencegahan: Hindari kontak langsung dengan air kotor, gunakan sepatu boots atau pelindung kaki, dan segera bersihkan luka setelah terkena air banjir.

2. Diare dan Kolera: Dampak Air yang Tercemar

Banjir sering mencemari sumber air bersih, memicu diare dan kolera akibat bakteri E. coli atau Vibrio cholerae.

  • Gejala: Buang air besar cair, muntah, dan dehidrasi.
  • Pencegahan: Gunakan air matang untuk minum, jaga kebersihan makanan, dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

3. Demam Berdarah Dengue (DBD): Nyamuk Aedes Mengintai

Genangan air menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus demam berdarah.

  • Gejala: Demam tinggi, ruam, nyeri otot, dan pendarahan ringan.
  • Pencegahan: Lakukan 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang), gunakan obat anti nyamuk, serta pasang kelambu di tempat tidur.

4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA): Risiko dari Udara Lembap

Lingkungan yang kotor dan lembap selama musim banjir meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut.

  • Gejala: Batuk, pilek, sesak napas, dan demam.
  • Pencegahan: Gunakan masker, tingkatkan imunitas tubuh dengan makanan bergizi, dan segera periksa ke dokter jika mengalami gejala.

5. Infeksi Kulit: Bahaya dari Air Kotor

Air banjir yang penuh bakteri dan bahan kimia dapat menyebabkan infeksi kulit seperti gatal-gatal, ruam, dan eksim.

  • Pencegahan: Bersihkan kulit setelah terkena air banjir, gunakan antiseptik, dan hindari mengenakan pakaian basah terlalu lama.

Tips Menghindari Penyakit Dimusim Banjir

  • Gunakan sepatu pelindung dan sarung tangan saat beraktivitas di genangan air.
  • Pastikan mengonsumsi air bersih yang dimasak hingga mendidih.
  • Hindari makanan yang tidak higienis.
  • Jaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

Imbauan dari Dinas Kesehatan

Dinas Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim banjir. Langkah pencegahan sederhana dapat membantu mencegah penyebaran penyakit. Segera konsultasikan ke dokter jika mengalami gejala-gejala yang mengkhawatirkan.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan
Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir
Rutan Situbondo Awali 2026 dengan Renovasi Kamar Hunian WBP
Warga Montong Tuban Keluhkan Demam dan Nyeri Sendi Mirip Gejala Chikungunya

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:35 WIB

Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:02 WIB

Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:44 WIB

Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:01 WIB

Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee