Banjir dan Longsor Terjang Jalur Nasional Trenggalek-Ponorogo, Warga Diminta Waspada

- Reporter

Minggu, 15 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan yang terkena banjir dan tanah longsor dijalur utama Trenggalek-Ponorogo,(Ist).

Kondisi jalan yang terkena banjir dan tanah longsor dijalur utama Trenggalek-Ponorogo,(Ist).

TRENGGALEK, JATIM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Trenggalek selama 2,5 jam menyebabkan banjir dan tanah longsor di jalur nasional Trenggalek-Ponorogo. Di KM 17, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, material tanah dan batu menutupi sebagian badan jalan, sementara banjir menggenangi ruas jalan sepanjang 1 km, mulai dari gapura Desa Jambu hingga Pasar Pahing Desa Dermosari.

Banjir Ganggu Arus Lalu Lintas

Menurut Bagus, seorang warga Desa Jambu, ketinggian air bervariasi hingga mencapai 50 cm, dengan titik terdalam berada di depan SMPN 1 Tugu. “Banyak kendaraan, terutama sepeda motor, yang mogok. Arus lalu lintas di kedua arah terganggu,” ungkapnya pada Minggu (15/12/2024).

Baca juga: Longsor di Trenggalek,Material Tebing 25 Meter Tutup Separuh Jalan Nasional

Bagus menjelaskan bahwa banjir ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan sungai di sekitar jalur tersebut meluap. “Hujan mulai sekitar pukul 17.00 WIB dan masih berlangsung hingga sekarang,” tambahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, mengonfirmasi adanya longsor di KM 17, sekitar 100 meter sebelum Anjungan Cerdas Bendungan Tugu jika dilihat dari arah Trenggalek. Material tanah dan batu menutupi separuh jalan, mengakibatkan gangguan lalu lintas dari kedua arah.

“Saat ini hujan masih deras. Pembersihan material longsor akan dilakukan setelah memastikan kondisi di lokasi aman,” jelas Triadi. Ia juga mengimbau masyarakat yang melintas di jalur Trenggalek-Ponorogo untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspada.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee