Evakuasi Cepat 7 ABK Kapal Tenggelam di Perairan Kangean, Satpolairud Polres Lamongan Beraksi

- Reporter

Selasa, 17 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak Buah Kapal (ABK) yang selamat dari insiden tenggelamnya kapal KLM Bintang Kharisma Bahari tiba di PP Brondong,(Ist).

Anak Buah Kapal (ABK) yang selamat dari insiden tenggelamnya kapal KLM Bintang Kharisma Bahari tiba di PP Brondong,(Ist).

LAMONGAN, JATIM – Satpolairud Polres Lamongan bersama KP X-1011 Ditpolairud Polda Jatim bertindak sigap setelah menerima laporan terkait tujuh Anak Buah Kapal (ABK) yang selamat dari insiden tenggelamnya kapal KLM Bintang Kharisma Bahari di perairan Pulau Kangean, Madura.

Informasi ini diperoleh dari Ketua Rukun Nelayan Blimbing setelah kapal KMN Barokah Ilahi 04, yang dinakhodai Rahmat Julio Mobili, berhasil menyelamatkan para ABK kapal tenggelam yang mengapung di tengah laut.

Kronologi Kapal Tenggelam

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa insiden kapal tenggelam terjadi pada Jumat (13/12) malam, pukul 19.30 WIB, saat kapal KLM Bintang Kharisma Bahari berangkat dari Pelabuhan Gresik menuju Kumai, Kalimantan Tengah. Kapal membawa muatan pupuk dolomit seberat 1.350 ton di bawah pengelolaan agen PT Berkat Budi Setya.

Namun, pada Sabtu (14/12) pagi, pukul 10.30 WIB, kapal mengalami kebocoran di bagian haluan depan bawah saat berada di perairan Bawean. Meskipun KKM kapal mencoba memompa air untuk mengatasi kebocoran, upaya tersebut tidak berhasil karena kerusakan semakin parah.

“Pada pukul 14.30 WIB, nakhoda memerintahkan seluruh ABK menggunakan alat keselamatan sebelum akhirnya kapal tenggelam pada sore hari,” jelas Hamzaid.

Seluruh ABK bertahan di laut dengan memanfaatkan alat keselamatan yang ada hingga Selasa pagi (17/12), ketika mereka ditemukan oleh KMN Barokah Ilahi 04 dan dievakuasi ke PPN Brondong, Lamongan.

Pemeriksaan Kesehatan dan Imbauan Keselamatan

Setibanya di PPN Brondong, para ABK langsung dibawa ke Puskesmas Paciran untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. “Alhamdulillah, seluruh ABK dalam kondisi sehat setelah dilakukan pemeriksaan,” ungkap IPDA Hamzaid.

Sebagai tindak lanjut, Polres Lamongan mengimbau seluruh nakhoda dan pemilik kapal untuk memastikan kelayakan kapal sebelum berlayar serta mempersiapkan alat keselamatan yang memadai.

“Keselamatan di laut adalah tanggung jawab bersama. Pastikan kapal dalam kondisi layak dan dilengkapi dengan alat keselamatan yang memadai,” tegas Hamzaid.

Pentingnya Kesiapan Kapal dan Cuaca Ekstrem

Dengan intensitas cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian wilayah, para pelaut dan pemilik kapal diminta untuk selalu memantau informasi cuaca dari BMKG. Langkah antisipasi ini penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan di laut dan menjaga keselamatan seluruh kru kapal.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

ABK KM Naga Mas II yang Terjun ke Sungai Kapuas Ditemukan Meninggal Dunia
Kasus Penyerobotan Lahan Mandek, kinerja Penyidik Polres Tuban Disorot
Viral Isu Bagi-bagi Uang di Aksi Dukung MBG Tuban, Koordinator Lapangan Buka Suara
Rampok Nekat Sekap Ibu Rumah Tangga di Tuban, Perhiasan hingga Uang Raib
Dugaan Pencemaran Laut Situbondo, PT Fuyuan Siap Jalankan Rekomendasi KKP
3.000 Warga Tuban Turun ke Jalan Dukung Program MBG
Kasus Pekerja Tewas di Silo Sekam Tuban, Pengawas Ketenagakerjaan Sebut Belum Ada Laporan
Jutaan Peziarah Datang ke Tuban, Haul Sunan Bonang Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:48 WIB

ABK KM Naga Mas II yang Terjun ke Sungai Kapuas Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:31 WIB

Kasus Penyerobotan Lahan Mandek, kinerja Penyidik Polres Tuban Disorot

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:24 WIB

Rampok Nekat Sekap Ibu Rumah Tangga di Tuban, Perhiasan hingga Uang Raib

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:58 WIB

Dugaan Pencemaran Laut Situbondo, PT Fuyuan Siap Jalankan Rekomendasi KKP

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:51 WIB

3.000 Warga Tuban Turun ke Jalan Dukung Program MBG

Berita Terbaru

Ilustrasi tumpukan arsip dokumen fisik. (Sumber: Pexels.com)

Pemerintah

Ketika Arsip Pindah Ruangan, Informasinya Tidak Ikut Pergi

Minggu, 28 Jun 2026 - 15:49 WIB

Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar menyampaikan pidato pada penutupan Munas-Konbes NU di Bangkalan, (SC/YouTube NU)

Pemerintah

Rais Aam Ternyata Awam:Plagiat dan Salah Pasang Harkat

Minggu, 28 Jun 2026 - 15:06 WIB

Almarhum Suyadi saat melaporkan dugaan penyerobotan lahan ke Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tuban pada 25 Oktober 2024. Hampir dua tahun berselang, penanganan perkara tersebut masih belum menunjukkan kepastian hukum, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Kasus Penyerobotan Lahan Mandek, kinerja Penyidik Polres Tuban Disorot

Sabtu, 27 Jun 2026 - 19:31 WIB