Penyelundupan 2 Ton Pupuk Bersubsidi di Probolinggo Digagalkan, Dua Pelaku Diamankan

- Reporter

Jumat, 24 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti pupuk urea dan mobil pick up diamankan(Ist).

Barang bukti pupuk urea dan mobil pick up diamankan(Ist).

PROBOLINGGO, JATIM – Upaya penyelundupan pupuk bersubsidi jenis urea berhasil digagalkan di Probolinggo. Sebanyak 40 karung atau setara 2 ton pupuk disita, sementara dua pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Sebuah mobil pikap yang mengangkut pupuk tersebut dihentikan di jalan raya Kecamatan Besuk pada pukul 23.00 WIB. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.

Mobil Pikap Berisi Pupuk Bersubsidi Diamankan

Puluhan karung pupuk bersubsidi, bersama dengan kendaraan pikap dan tiga orang yang terlibat dalam distribusi ilegal, telah diamankan di Polsek Besuk. Barang bukti dan tersangka kemudian dilimpahkan ke Polres Probolinggo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Semua barang bukti dan tersangka sudah dilimpahkan ke Polres Probolinggo tadi pagi untuk penyelidikan intensif,” ujar Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Putra Fajar Adi Winarsa, pada Jumat (24/1/2025).

Dua Tersangka Ditetapkan, Satu Orang Masih Berstatus Saksi

Dari tiga orang yang diamankan, dua di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu orang lainnya masih berstatus saksi karena tidak terlibat langsung dalam distribusi ilegal.

“Saat ini kami terus mendalami kasus ini untuk melacak asal-usul pupuk bersubsidi dan tujuan distribusinya,” tambah Fajar.

Baca juga: Satreskrim Polres Tuban Amankan Truk Pengangkut BBM Ilegal

Pemilik Pupuk dan Kendaraan Diduga Orang yang Sama

Menurut hasil penyelidikan sementara, pemilik pupuk bersubsidi yang hendak didistribusikan secara ilegal ternyata juga pemilik kendaraan pikap yang digunakan untuk mengangkut barang tersebut.

“Pemilik pupuk dan kendaraan adalah orang yang sama, dan pupuk ini berasal dari wilayah Kabupaten Probolinggo. Namun, kami masih mendalami informasi lainnya, termasuk identitas lengkap para tersangka,” tutup Fajar.(Fia/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee