Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Penyelundupan 2 Ton Pupuk Bersubsidi di Probolinggo Digagalkan, Dua Pelaku Diamankan

- Reporter

Jumat, 24 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti pupuk urea dan mobil pick up diamankan(Ist).

Barang bukti pupuk urea dan mobil pick up diamankan(Ist).

PROBOLINGGO, JATIM – Upaya penyelundupan pupuk bersubsidi jenis urea berhasil digagalkan di Probolinggo. Sebanyak 40 karung atau setara 2 ton pupuk disita, sementara dua pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Sebuah mobil pikap yang mengangkut pupuk tersebut dihentikan di jalan raya Kecamatan Besuk pada pukul 23.00 WIB. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.

Mobil Pikap Berisi Pupuk Bersubsidi Diamankan

Puluhan karung pupuk bersubsidi, bersama dengan kendaraan pikap dan tiga orang yang terlibat dalam distribusi ilegal, telah diamankan di Polsek Besuk. Barang bukti dan tersangka kemudian dilimpahkan ke Polres Probolinggo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Semua barang bukti dan tersangka sudah dilimpahkan ke Polres Probolinggo tadi pagi untuk penyelidikan intensif,” ujar Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Putra Fajar Adi Winarsa, pada Jumat (24/1/2025).

Dua Tersangka Ditetapkan, Satu Orang Masih Berstatus Saksi

Dari tiga orang yang diamankan, dua di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu orang lainnya masih berstatus saksi karena tidak terlibat langsung dalam distribusi ilegal.

“Saat ini kami terus mendalami kasus ini untuk melacak asal-usul pupuk bersubsidi dan tujuan distribusinya,” tambah Fajar.

Baca juga: Satreskrim Polres Tuban Amankan Truk Pengangkut BBM Ilegal

Pemilik Pupuk dan Kendaraan Diduga Orang yang Sama

Menurut hasil penyelidikan sementara, pemilik pupuk bersubsidi yang hendak didistribusikan secara ilegal ternyata juga pemilik kendaraan pikap yang digunakan untuk mengangkut barang tersebut.

“Pemilik pupuk dan kendaraan adalah orang yang sama, dan pupuk ini berasal dari wilayah Kabupaten Probolinggo. Namun, kami masih mendalami informasi lainnya, termasuk identitas lengkap para tersangka,” tutup Fajar.(Fia/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu
Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Izin Kepolisian Belum Terbit, Kirab Kimsin Kwan Sing Bio Tuban Terancam Batal
Limbah Cucian Pasir Picu Pendangkalan Sungai di Jenu, Petani dan Nelayan Tuban Mengeluh

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Kamis, 30 April 2026 - 20:43 WIB

DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot

Berita Terbaru

Aktivitas cucian pasir kuarsa di Kecamatan Jenu Tuban yang dinilai mencemari sungi yang ada  di lingkungan sekitar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemerintah

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id