Demo Mahasiswa Tuban Tolak UU TNI Diwarnai Aksi Bakar Ban di Depan Kantor DPRD

- Reporter

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo Mahasiswa di Tuban tolak UU TNI diwarnai aksi bakar ban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Demo Mahasiswa di Tuban tolak UU TNI diwarnai aksi bakar ban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Ratusan massa dari lintas aliansi mahasiswa Cipayung Plus Tuban menggelar aksi demonstrasi menolak Undang-Undang (UU) TNI pada Rabu (26/03/2025). Unjuk rasa yang berlangsung di depan kantor DPRD Tuban itu diwarnai dengan aksi bakar ban.

Berdasarkan pantauan LiputanSatu.id, massa aksi terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), serta aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Tuban.

Koordinator lapangan (korlap) aksi dari PMII Tuban, Ahmad Wafa Amrillah, menegaskan bahwa UU TNI yang baru disahkan oleh DPR RI berpotensi membangkitkan kembali dwifungsi TNI serta mengancam prinsip demokrasi dan supremasi sipil.

“Kami menolak UU TNI yang bertentangan dengan prinsip demokrasi dan supremasi masyarakat sipil, serta berpotensi membangkitkan dwifungsi TNI,” tegasnya.

Wafa menyebutkan lima tuntutan dalam aksi ini, di antaranya:

  1. Menuntut Presiden mencabut perubahan UU TNI 2025 yang dinilai melegitimasi praktik dwifungsi TNI.
  2. Meminta Mahkamah Konstitusi (MK) bersikap objektif dalam memutuskan gugatan uji formil terhadap UU tersebut.
  3. Mendesak DPR RI dan Presiden untuk menghentikan pembahasan RUU Polri yang dinilai dapat membuka celah penyalahgunaan wewenang.
  4. Menghentikan seluruh produksi kebijakan yang dianggap mengabaikan aspirasi masyarakat.
  5. Mendesak agar RUU Perampasan Aset segera diselesaikan.

“Kami juga meminta DPRD Tuban untuk merekomendasikan semua tuntutan ini ke pemerintah pusat,” tambahnya.

Baca juga: Ratusan Mahasiswa di Tuban Gelar Aksi Tolak UU TNI dan Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset

Baca juga: Buntut Ricuh Demo Tolak UU TNI di Malang: Penangkapan, dan Laporan Orang Hilang

Baca juga: Demo Tolak UU TNI di Malang Berakhir Ricuh, Massa Bakar Pos DPRD Kota Malang

Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, menyatakan pihaknya menerima aspirasi mahasiswa dan menandatangani pakta integritas untuk meneruskan tuntutan mereka ke pusat.

“Kami menerima segala tuntutan dari mahasiswa dan akan meneruskannya ke pusat,” ujarnya.

Setelah tiga jam berorasi dan mencapai kesepakatan dengan pimpinan DPRD Tuban, aksi ditutup dengan pembakaran ban bekas. Demonstrasi ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur Pantura Tuban terganggu, sehingga dialihkan ke Jalan Letda Sucipto Tuban.(Aj)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Diduga Kurang Konsentrasi, Dump Truck Tabrak Truk Tronton di Bancar Tuban
Di Tengah Kritik DPRD, Pemkab Tuban Tetap Anggarkan Hampir Rp50 Miliar untuk Dua RTH
Ledakan di Electrical Room PT SIG Tuban, Seorang Pekerja Dilarikan ke Rumah Sakit
Audit Kerugian Negara Rp1,3 Miliar, Kasus Kades Kepohagung Tuban Masuk Babak Baru
Salwa, Perenang Cilik Asal Tuban Juara Jawa Timur, Kini Siap Berlaga di Tingkat Nasional
Puluhan Jabatan Strategis di Pemkab Tuban Masih Kosong, Bupati Lindra Buka Suara
Penurunan Kualitas Gedung Baru Puskesmas Merakurak Perlu Uji Teknis, DPRD Tuban Siap Turun
Warga Soko Tuban Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:35 WIB

Diduga Kurang Konsentrasi, Dump Truck Tabrak Truk Tronton di Bancar Tuban

Senin, 6 Juli 2026 - 20:24 WIB

Di Tengah Kritik DPRD, Pemkab Tuban Tetap Anggarkan Hampir Rp50 Miliar untuk Dua RTH

Senin, 6 Juli 2026 - 16:37 WIB

Ledakan di Electrical Room PT SIG Tuban, Seorang Pekerja Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 5 Juli 2026 - 02:01 WIB

Audit Kerugian Negara Rp1,3 Miliar, Kasus Kades Kepohagung Tuban Masuk Babak Baru

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:37 WIB

Puluhan Jabatan Strategis di Pemkab Tuban Masih Kosong, Bupati Lindra Buka Suara

Berita Terbaru