DLH Tuban Jadi Sorotan! Truk Sampah Jebol, Sampah Tercecer di Jalanan, Warga Keluhkan Bau Menyengat

- Reporter

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id ).

Truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id ).

Tuban – Sebuah truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tuban mendadak viral setelah terekam dalam kondisi rusak parah. Bagian belakang bak truk jebol hingga menyebabkan tumpukan sampah tercecer di sepanjang jalan yang dilaluinya. Kejadian ini menuai reaksi keras dari masyarakat, terutama warga yang merasa terganggu akibat bau menyengat dan kondisi jalan yang kotor.
Video kejadian tersebut tersebar luas di media sosial dan langsung mengundang perhatian publik. Banyak warganet yang mempertanyakan kelayakan armada pengangkut sampah milik pemerintah, serta menyoroti pentingnya pemeliharaan rutin terhadap fasilitas publik yang krusial seperti ini.

Plt Kepala DLH Tuban Akui Truk Sudah Uzur, Peremajaan Jadi Prioritas

Menanggapi viralnya video tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Tuban, Anton Trilaksono, buka suara. Ia membenarkan bahwa truk dalam video tersebut adalah salah satu armada milik pemerintah daerah yang memang mengalami kerusakan akibat usia pakai yang sudah terlalu lama.

“Memang ada beberapa armada yang perlu diperemajakan. Sebagian sudah kami perbaiki, dan lainnya sedang dalam antrean perbaikan,” ujar Anton, Kamis (20/06/25).

Anton menjelaskan, material bak truk yang berbahan besi membuatnya rentan terhadap karat, apalagi jika sering terpapar cuaca ekstrem dan beban sampah yang berat. Ia juga menyebutkan bahwa tim teknis dari DLH telah dikerahkan untuk menangani kerusakan tersebut secara langsung di lapangan.

Setiap Tahun Ada Kerusakan, DLH: Musim Hujan Percepat Korosi

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Tuban, Arwin Mustofa, juga memberikan penjelasan. Menurutnya, kerusakan pada armada dan kontainer adalah hal rutin yang terjadi setiap tahun, terutama pada musim penghujan yang mempercepat proses korosi.

“Setiap tahun selalu ada kerusakan, terutama pada bak truk. Anggaran peremajaan kami siapkan rutin karena kerusakan ini tidak bisa dihindari,” jelas Arwin.

Ia menambahkan bahwa pada tahun ini, tingkat kerusakan meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini memaksa DLH untuk menyusun kembali skema anggaran pemeliharaan dan penggantian armada.

17 Kontainer Rusak, Biaya Perbaikan Capai Rp15 Juta per Unit

Data terbaru dari DLH Tuban menyebutkan bahwa dari total 90 unit kontainer sampah yang dimiliki, 17 di antaranya mengalami kerusakan dan tidak bisa digunakan secara optimal. Sementara itu, jumlah truk pengangkut sampah aktif yang tersedia saat ini adalah 12 unit.
Setiap unit kontainer yang rusak membutuhkan biaya perbaikan sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta, tergantung tingkat kerusakan dan suku cadang yang diperlukan. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi DLH Tuban, terlebih dengan keterbatasan anggaran operasional yang tersedia.

Sebagai solusi jangka panjang, DLH Tuban saat ini tengah melakukan transisi ke penggunaan truk compactor – armada modern dengan teknologi pemadat sampah yang lebih efisien dan higienis. Hingga kini, DLH Tuban telah memiliki 11 unit truk compactor, dan berencana menambah 3 unit lagi pada tahun 2026.

“Kami akan terus mengganti truk-truk lama dengan armada baru yang lebih kuat dan efisien. Ini penting untuk mendukung program pengelolaan sampah yang lebih baik,” tegas Anton.

DLH Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan dan Jaga Kebersihan Kota

Meski dihadapkan pada sejumlah tantangan teknis dan anggaran, DLH Tuban menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pihaknya berjanji akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan sistem pengelolaan sampah, termasuk mempercepat proses peremajaan armada dan kontainer yang rusak.

“Kita paham bahwa pelayanan sampah sangat vital. Oleh karena itu, kami fokus pada efisiensi dan pembaruan armada secara bertahap,” pungkas Anton.

DLH Tuban telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengatasi persoalan ini, mulai dari perbaikan armada hingga pembelian truk compactor. Namun demikian, peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dan memberikan masukan tetap dibutuhkan demi terciptanya kota yang sehat dan nyaman.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee