Tuban – Sebuah video yang merekam momen penggerebekan arena judi sabung ayam di Dusun Klubuk, Desa Tambakrejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, mendadak viral di media sosial pada akhir Juli 2025. Rekaman amatir tersebut memperlihatkan kepanikan para pelaku dan penonton yang berhamburan melarikan diri ke area persawahan saat petugas datang mendadak ke lokasi.
Peristiwa itu disebut terjadi pada Minggu, 7 Juli 2025. Namun yang mengejutkan, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Rengel, AKP Nuril Huda, saat dikonfirmasi justru mengaku tidak mengetahui adanya operasi penggerebekan tersebut.
“Belum tahu, saat itu saya tidak ada dilokasi,” kata Nuril singkat saat dikonfirmasi pada Rabu (30/07/2025).
Publik Pertanyakan Koordinasi dan Pengawasan Kepolisian
Pernyataan tersebut menuai tanda tanya besar dari masyarakat, mengingat lokasi kejadian berada di wilayah hukum yang seharusnya berada di bawah pengawasan langsung Polsek Rengel. Apalagi, penggerebekan tersebut berlangsung hampir tiga pekan lalu, dan diketahui publik setelah video viral di media sosial.
Ketidaktahuan Polsek setempat atas operasi yang terjadi di wilayahnya sendiri menimbulkan pertanyaan soal bagaimana jalur koordinasi internal kepolisian di Tuban bekerja, serta sejauh mana pengawasan dilakukan terhadap aktivitas ilegal seperti sabung ayam.
Sembilan Orang Diamankan, Arena Sabung Ayam di Tengah Ladang Jagung
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam penggerebekan tersebut sedikitnya sembilan orang diamankan. Mereka disebut berasal dari berbagai daerah sekitar Kabupaten Tuban. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas para pelaku maupun barang bukti yang disita dalam operasi tersebut.
Lokasi arena sabung ayam diketahui berada di tengah ladang jagung, menjadikannya cukup tersembunyi dari pengawasan aparat.
Kepala Desa dan Warga Benarkan Kejadian
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Tambakrejo, Endah Asih, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penggerebekan tersebut.
“Iya,” ujarnya singkat.
Fuad, salah satu warga setempat, menyebut bahwa penggerebekan berlangsung mendadak dan menyebabkan kerusakan di sekitar lokasi karena para pelaku panik melarikan diri ke areal persawahan.
“Saya tidak tahu pasti berapa orang yang dibawa polisi, tapi memang ada penggerebekan,” ujarnya.
Setyo, warga lainnya, mengeluhkan dampak yang ditimbulkan dari insiden tersebut.
“Kandang-kandang ayam juga rusak semua diterjang orang yang sambung ayam,” ungkapnya.
Kasus Masih Gelap
Hingga berita ini diturunkan, belum ada rilis atau keterangan resmi dari kepolisian mengenai perkembangan penyelidikan kasus sabung ayam ini. Ketiadaan data resmi terkait identitas para pelaku maupun barang bukti yang diamankan, serta ketidaktahuan Kapolsek setempat atas operasi yang terjadi diwilayahnya hampir sebulan lalu memperbesar pertanyaan publik terhadap keseriusan penanganan kasus perjudian di daerah.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












