Promo

Angka Perceraian di Tuban Awal 2025 Meningkat, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

- Reporter

Selasa, 18 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuban – Pengadilan Agama (PA) Tuban mencatat 133 kasus perceraian sepanjang Januari 2025. Dari jumlah tersebut, faktor ekonomi menjadi penyebab utama dengan 83 perkara.

Panitera Muda Permohonan PA Tuban, Sandhy Sugijanto, mengungkapkan bahwa selain masalah ekonomi, faktor lain yang memicu perceraian mencakup perselisihan dan pertengkaran (40 perkara), meninggalnya salah satu pasangan (4 perkara), serta penyebab lainnya seperti murtad, madat, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), poligami, dan perjudian yang masing-masing menyumbang beberapa kasus.

“Kami juga menerima satu perkara perceraian akibat judi,” ujar Sandhy saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (18/02/25).

Sebaran Kasus Perceraian di Tiap Kecamatan

Berdasarkan data yang dihimpun, Kecamatan Semanding mencatat jumlah perceraian tertinggi dengan 14 perkara, diikuti oleh Kecamatan Kerek dan Soko dengan masing-masing 12 kasus. Kecamatan Palang mencatat 10 perkara, sementara Kecamatan Tuban 9 perkara.

Beberapa kecamatan lain yang turut menyumbang angka perceraian antara lain:

8 perkara: Montong, Widang, dan Jenu

7 perkara: Parengan

6 perkara: Jatirogo, Singgahan, dan Merakurak

5 perkara: Grabagan

4 perkara: Bancar, Senori, dan Bangilan

2 perkara: Kenduruan dan Rengel

Sandhy menambahkan bahwa mayoritas pasangan yang bercerai telah menikah lebih dari satu tahun sebelum mengajukan gugatan.

Upaya Pengadilan Agama Menekan Angka Perceraian

Melihat tingginya angka perceraian, Pengadilan Agama Tuban telah mengambil berbagai langkah untuk menekan jumlah kasus. Salah satunya dengan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dampak negatif perceraian.

“Selain itu, kami juga mengoptimalkan proses mediasi melalui mediator hakim atau non-hakim agar lebih banyak perkara yang bisa diselesaikan secara damai,” jelas Sandhy.

Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan angka perceraian di Kabupaten Tuban dapat berkurang dan semakin banyak pasangan yang menemukan solusi tanpa harus berpisah.(Az)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama
Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban
Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas
Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Jadi Tuban, Diduga Sempat Hilang Dua Hari
Kecelakaan Maut di Depan SMPN 6 Tuban, Pengendara Motor Tewas di Tempat
Direktur API Desak Polda Metro Jaya Segera Tetapkan Lee Kah Hin Tersangka
Seleksi dan Pengawasan Vendor SIG Jadi Sorotan Usai Gaji Pekerja Tak Dibayar
Dump Truk di Situbondo Alami Insiden, Bak Terangkat dan Tersangkut Kanopi Restoran

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:24 WIB

Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:40 WIB

Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Jadi Tuban, Diduga Sempat Hilang Dua Hari

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:24 WIB

Kecelakaan Maut di Depan SMPN 6 Tuban, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee