Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Banjir di Pasuruan Belum Surut, Sebagian Warga Memilih Mengungsi

- Reporter

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagian warga memilih untuk dievakuasi (Ist).

Sebagian warga memilih untuk dievakuasi (Ist).

PASURUAN, JATIM – Sejumlah desa di Kabupaten Pasuruan masih terendam banjir, khususnya di Kecamatan Rejoso. Hingga Kamis (30/1/2025), ketinggian air di beberapa wilayah masih mencapai satu meter, seperti di Desa Kawisrejo, Toyaning, Sadengrejo, Arjosari, dan Jarangan.

Akibat kondisi tersebut, banyak warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman, termasuk ke rumah kerabat yang tidak terdampak. Kelompok rentan seperti lansia dan warga dengan kondisi kesehatan tertentu menjadi prioritas dalam evakuasi.

Tim Gabungan Bantu Evakuasi Warga

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasuruan dan Polres Pasuruan Kota terus melakukan evakuasi dengan menurunkan berbagai peralatan darurat. Winarno, salah satu warga, mengungkapkan bahwa petugas menggunakan perahu karet untuk membantu evakuasi.

“Tadi ada seorang nenek dan anak-anak yang meminta evakuasi menggunakan perahu karet,” ujar Winarno.

Selain perahu karet, mobil MCK, serta bantuan logistik seperti nasi bungkus, mi instan, dan makanan ringan juga telah disalurkan ke lokasi terdampak.

Baca juga: Banjir Rendam Jalan Raya Arjosari Pasuruan, Lalu Lintas Dialihkan

Banjir di Wilayah Lain Mulai Surut

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyampaikan bahwa banjir di sejumlah kecamatan lainnya sudah mulai surut. Namun, desa-desa di bagian utara Kecamatan Rejoso masih terendam akibat posisinya yang lebih rendah.

“Sejumlah desa di Rejoso memang masih terendam, sementara di wilayah lain air sudah surut,” jelas Sugeng Hariyadi.

Banjir ini dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur Pasuruan sejak Selasa (27/1), menyebabkan Sungai Beji, Sungai Welang, Sungai Petung, dan Sungai Rejoso meluap. Akibatnya, puluhan desa di Kecamatan Beji, Rejoso, Winongan, Pasrepan, Gondangwetan, Grati, Kraton, Pohjentrek, serta Kecamatan Gadingrejo di Kota Pasuruan ikut terdampak.(Rn/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai
Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi
Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo
Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029
Solikin Hilang di Laut Utara Lamongan,  Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian
Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas
Pertamax Naik Rp3.950 per Liter, Warga Tuban Kini Harus Rogoh Kocek Lebih Dalam
Teror Ketuk Pintu di Melawi Viral, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:48 WIB

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:24 WIB

Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:37 WIB

Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:20 WIB

Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id