Situbondo – Suasana tenang di Dusun Krajan Selatan, Desa Balung, Kecamatan Kendit, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Selasa malam (12/05/2026). Warga digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga sengaja dibuang di depan kandang kambing milik seorang warga lanjut usia.
Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh Sajiman (74), warga setempat, sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, ia mengaku terbangun karena mendengar suara tangisan bayi dari luar rumahnya.
“Saya awalnya mau tidur, lalu mendengar suara tangisan bayi. Karena penasaran, saya cari sumber suaranya. Ternyata ada bayi perempuan tanpa pakaian, dibungkus tikar plastik merah,” ungkap Sajiman.
Saat ditemukan, kondisi bayi masih hidup dengan tali pusar yang masih menempel. Tubuh mungilnya juga masih berlumuran darah, menandakan bayi tersebut diduga baru dilahirkan beberapa saat sebelum akhirnya ditinggalkan di lokasi.
Bayi itu hanya dibalut selembar tikar plastik merah bergambar logo klub sepak bola Manchester United.
Dievakuasi ke Puskesmas, Kondisi Bayi Kini Stabil
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada ketua RT setempat dan diteruskan ke aparat kepolisian. Personel dari Polsek Kendit langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan membawa bayi ke Puskesmas Kendit guna mendapatkan penanganan medis.
Koordinator Bidan Puskesmas Kendit, Endang Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa kondisi bayi saat pertama tiba sempat mengalami bibir kebiruan yang diduga akibat kedinginan setelah berada cukup lama di luar rumah pada malam hari.
“Ketika sampai di puskesmas, bibir bayi tampak kebiruan. Kemungkinan karena terlalu lama berada di luar dalam suhu malam. Alhamdulillah, setelah mendapatkan penanganan, kondisi bayi kini sehat,” ujarnya, Rabu (13/05/2026).
Dari hasil pemeriksaan medis, bayi perempuan tersebut memiliki berat badan 3 kilogram dengan panjang tubuh 48 sentimeter dan saat ini dinyatakan dalam kondisi stabil.
Polisi Selidiki Identitas Orang Tua Bayi
Sementara itu, Kapolsek Kendit Iptu Sugiyono membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Polisi kini bergerak melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas orang tua yang diduga tega membuang darah dagingnya sendiri.
“Penyidik akan memanggil sejumlah saksi, termasuk warga sekitar dan perangkat desa, untuk dimintai keterangan guna mengungkap siapa orang tua bayi ini,” tegasnya.
Peristiwa ini menyisakan duka sekaligus keprihatinan mendalam bagi warga Kecamatan Kendit. Di tengah keterkejutan tersebut, masyarakat berharap bayi perempuan itu mendapatkan perlindungan serta masa depan yang lebih baik setelah berhasil selamat dari peristiwa memilukan tersebut. (Fia)












