Situbondo – Suasana penuh khidmat mewarnai upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Situbondo, Minggu (17/08/2025).
Acara yang digelar di alun-alun kota tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau yang akrab disapa Mas Rio. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pesan penting mengenai tanggung jawab seorang pemimpin serta harapannya terhadap pembangunan Situbondo di masa depan.
Momentum Kemerdekaan Sebagai Refleksi Pemimpin
Dalam pidatonya, Mas Rio mengingatkan bahwa seorang pemimpin memiliki tanggung jawab besar karena terpilih untuk memimpin masyarakat. Ia menegaskan, jabatan bukanlah soal kepantasan pribadi, melainkan amanah yang diberikan rakyat.
“Yang sudah memimpin itu kan terpilih, bukan memantaskan diri tapi terpilih, dan itu punya pertanggungjawaban kepada publik, kepada masyarakat. Maka, kita akan eksekusi visi-misi itu selama lima tahun ini, terus-menerus seperti itu,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan menjadi momen kontemplatif untuk mengingat kembali janji-janji kampanye dan memastikan program pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Acara ini penuh kekhidmatan. Itulah titik di mana kita bisa merenungkan kembali, momen kontemplasi. Yang paling utama, kita terpilih sebagai pemimpin di suatu kabupaten, maka kita akan fokus mengeksekusi semua program janji kampanye. Mohon dukungan dari masyarakat Situbondo,” tegasnya.
Visi Besar: Situbondo Mendunia
Lebih jauh, Mas Rio menyampaikan cita-cita besarnya untuk membawa nama Situbondo agar lebih dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Dengan kekayaan alam, keanekaragaman budaya, serta potensi sumber daya manusia yang dimiliki, Situbondo dinilai memiliki modal kuat untuk tampil sebagai daerah maju.
“Harapannya tentunya mulai dari Situbondo, kita bisa mengenalkan Situbondo ke Indonesia bahkan ke internasional,” ujar Bupati muda itu penuh optimisme.
Ia menegaskan, langkah ini membutuhkan strategi promosi daerah yang konsisten, peningkatan kualitas pariwisata, serta penguatan sektor ekonomi kerakyatan agar Situbondo benar-benar dapat bersaing di kancah global.
Peran dan Dukungan Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Mas Rio juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam mewujudkan program pemerintah. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
“Pesan saya kepada masyarakat, pertama tentu kita butuh support atau bantuan dari masyarakat, apapun bentuknya. Keterlibatan masyarakat itu tidak bisa dipisahkan. Ketika kami ingin mengeksekusi semua program janji, visi, misi itu, maka kita butuh dukungan dari masyarakat,” jelasnya.
Keterlibatan warga, lanjutnya, dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari mendukung program pembangunan desa, menjaga persatuan, hingga mempromosikan Situbondo di luar daerah.
HUT RI ke-80: Simbol Persatuan
Upacara pengibaran bendera Merah Putih di Situbondo tahun ini tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga dihadiri ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, TNI-Polri, ASN, dan tokoh masyarakat.
Momen tersebut menjadi simbol persatuan dan kesadaran bersama akan pentingnya melanjutkan semangat perjuangan para pahlawan kemerdekaan.
Bagi Mas Rio, peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi ruang refleksi sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata dan pembangunan yang berkelanjutan.
Pemimpin dan Rakyat Harus Bersinergi
Pidato Bupati Situbondo dalam peringatan HUT RI ke-80 menegaskan kembali pentingnya sinergi antara pemimpin dan rakyat. Ia menekankan dua hal utama: pemimpin harus konsisten menepati janji kampanye, dan masyarakat harus berperan aktif mendukung pembangunan.
Dengan visi menjadikan Situbondo dikenal hingga kancah internasional, Mas Rio mengajak seluruh warga untuk bersatu padu, menjaga semangat kemerdekaan, serta bekerja bersama demi masa depan yang lebih baik. (Fia)
Editor : Kief












