Bupati Situbondo Lantik 26 Pejabat Eselon II, Tekankan Penguatan SDM dan Soliditas Tim

- Reporter

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo melantik dan mengambil sumpah jabatan 26 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo di Pendopo Kabupaten, Jumat (16/1/2026), (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo melantik dan mengambil sumpah jabatan 26 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo di Pendopo Kabupaten, Jumat (16/1/2026), (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Pemerintah Kabupaten Situbondo kembali melakukan penyegaran birokrasi. Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo melantik serta mengambil sumpah jabatan 26 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemkab Situbondo, Jumat (16/01/2026), bertempat di Pendopo Kabupaten Situbondo.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan, guna meningkatkan efektivitas kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) serta memperkuat soliditas tim pemerintahan.

Penyegaran Jabatan untuk Pengembangan SDM Aparatur

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Mas Rio menegaskan bahwa pergeseran jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari pengembangan sumber daya manusia aparatur.
Menurutnya, pejabat yang telah menduduki jabatan selama kurang lebih dua tahun perlu dievaluasi dan disegarkan agar organisasi tetap dinamis.
“Ini adalah bentuk investasi sumber daya manusia. Organisasi yang kuat tidak hanya ditopang aset fisik, tetapi oleh orang-orang yang terus berkembang dan ditempatkan sesuai kapasitasnya,” ujar Mas Rio.

Pelantikan Jadi Titik Awal Penataan Ulang Orientasi Kerja

Mas Rio menyebut pelantikan sebagai momentum refleksi bagi para pejabat untuk memulai kembali dengan semangat dan komitmen baru dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Momen ini menjadi titik awal. Semua kembali ke nol, merapikan orientasi kerja, lalu bergerak sesuai dengan arah dan prioritas pembangunan daerah,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Mas Rio menekankan pentingnya membangun tim kerja pemerintahan yang solid (dream team) agar roda pemerintahan dapat berjalan optimal.
Ia menilai pejabat eselon II dan III memiliki peran strategis sebagai penggerak utama kebijakan di lapangan.
Namun demikian, Mas Rio mengakui bahwa menyusun tim dalam birokrasi pemerintahan bukan perkara mudah karena menyangkut aspek psikologis, sosial, dan budaya organisasi.

Penempatan Jabatan Berdasarkan Uji Kompetensi

Meski memiliki tantangan tersendiri, Mas Rio memastikan bahwa proses penempatan pejabat dilakukan secara objektif dan profesional, berdasarkan hasil uji kompetensi yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Dari uji kompetensi itu terlihat peta kemampuan masing-masing. Ada penilaian berjenjang yang menjadi dasar dalam menentukan posisi jabatan,” jelasnya.

Mas Rio juga mengungkapkan bahwa beberapa jabatan strategis sengaja belum diisi dan akan dibuka melalui mekanisme seleksi terbuka (open bidding).
Langkah tersebut diambil untuk memastikan jabatan strategis diisi oleh figur yang benar-benar kompeten, profesional, dan berintegritas.

Harapan Bupati: Kerja Cepat dan Adaptif

Adapun pejabat yang dilantik meliputi kepala OPD, asisten daerah, staf ahli, hingga Sekretaris DPRD, dengan susunan sebagaimana telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo.
Di akhir sambutannya, Mas Rio berharap para pejabat yang baru dilantik mampu bekerja secara cepat, responsif, dan kolaboratif demi percepatan pembangunan daerah.
“Kinerja bisa dilihat dari seberapa cepat program dijalankan. Kita membutuhkan pimpinan OPD yang siap bekerja ekstra dan adaptif untuk kemajuan Situbondo,” tandasnya. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional
KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang
Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda
37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi
Dua Sekolah Roboh Beruntun, Bupati Tuban Sebut Kondisi Alam Jadi Penyebab
Acara Sound Horeg di Tuban Digelar Tanpa Izin, Polisi Pilih Fokus Amankan Massa
Patok Batas Hilang, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Kian Rumit
Batu Bara Tuban Jadi Sorotan, Bupati Bilang Masih Muda, Aktivitas Tambang Justru Sudah Terlihat

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:15 WIB

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:58 WIB

KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:31 WIB

Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:13 WIB

37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:11 WIB

Dua Sekolah Roboh Beruntun, Bupati Tuban Sebut Kondisi Alam Jadi Penyebab

Berita Terbaru