Curah Cottok: Pelopor Koperasi Desa Merah Putih, Perkuat Serapan Gabah dan Ekonomi Desa

- Reporter

Sabtu, 12 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

(Gambar: Ilustrasi/Ist).

SitubondoDesa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadi pelopor dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Inisiatif ini lahir untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membangun kemandirian ekonomi desa dari akar rumput.

Peran Koperasi dalam Serapan Gabah Petani

Koperasi Merah Putih di Desa Curah Cottok berperan sebagai agregator hasil panen, khususnya gabah. Koperasi ini menyerap gabah langsung dari petani dengan harga yang ditentukan pemerintah. Tujuannya antara lain:

  • Menjaga stabilitas harga agar petani tetap mendapatkan keuntungan yang layak saat panen raya.
  • Memutus ketergantungan pada tengkulak yang kerap membeli hasil panen dengan harga rendah.
  • Mendukung distribusi nasional seperti ke Perum Bulog untuk program-program pangan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa sistem koperasi desa dapat memperkuat serapan pangan oleh negara dan memperpendek rantai distribusi pangan dari petani ke masyarakat.

Sistem Kerja Koperasi Desa Merah Putih

Koperasi Merah Putih beroperasi berdasarkan prinsip koperasi modern: terbuka, demokratis, dan dikelola secara profesional oleh dan untuk anggota. Beberapa unit usaha yang dijalankan koperasi ini antara lain:

  • Unit simpan pinjam berbasis desa
  • Gerai sembako dan pangan pokok
  • Pengelolaan gabah dan hasil pertanian
  • Distribusi logistik pangan desa

Setiap desa memiliki struktur koperasi sendiri, namun tetap terhubung dalam sistem koperasi nasional yang terintegrasi, didampingi oleh pemerintah daerah dan pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM.

Kolaborasi Strategis dengan Bulog

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Perum Bulog juga sedang menyusun skema kerja sama dengan koperasi desa agar dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan nasional. Koperasi seperti di Curah Cottok akan menjadi model distribusi pangan nasional dari desa untuk rakyat.

Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih Siap Majukan Ekonomi Rakyat Jawa Timur

Baca juga: Ambisi Memajukan Jawa Timur: Khofifah Paparkan Program Prioritas Pembangunan

Kesimpulan

Desa Curah Cottok tak hanya membangun koperasi, tapi juga menjadi pionir gerakan ekonomi kerakyatan berbasis pangan. Koperasi Merah Putih di desa ini diharapkan menjadi inspirasi bagi ribuan desa lain di seluruh Indonesia untuk mandiri secara ekonomi dan berdaulat secara pangan.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu
Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Izin Kepolisian Belum Terbit, Kirab Kimsin Kwan Sing Bio Tuban Terancam Batal
Limbah Cucian Pasir Picu Pendangkalan Sungai di Jenu, Petani dan Nelayan Tuban Mengeluh

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Kamis, 30 April 2026 - 20:43 WIB

DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version