Heboh di Pasar Wage Grabagan Tuban, Warga Tangkap Wanita Pengedar Uang Palsu

- Reporter

Sabtu, 2 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Warga mengamankan seorang terduga pengedar uang palsu di Pasar Wage Grabagan, Kabupaten Tuban, Sabtu (02/05/2026) pagi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Warga Pasar Wage Grabagan, Kabupaten Tuban, dibuat heboh setelah seorang wanita berinisial Martumi (50), warga Dusun Geneng Wetan, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, didapati mengedarkan uang palsu, Sabtu (02/05/2026) pagi.

Ditangkap Warga Usai Transaksi Mencurigakan

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Warga yang curiga dengan uang yang digunakan pelaku dalam transaksi langsung mengamankannya. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Grabagan untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Grabagan, IPTU Sampir Santoso, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 08.20 WIB terkait penangkapan terduga pengedar uang palsu di Pasar Wage.
“Pukul 08.30 pelaku telah diamankan oleh Kanit Reskrim Polsek Grabagan,” ujarnya.

Polisi Sita Uang Palsu Jutaan Rupiah

Setelah diamankan di Mapolsek Grabagan, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan barang bukti berupa uang palsu senilai Rp2,3 juta serta uang asli sebesar Rp102 ribu yang diduga hasil penukaran dari uang palsu tersebut.
“Pelaku mengaku mengedarkan uang palsu sebesar Rp3 juta, untuk lebih dalam kami limpahkan ke Polres,” terang IPTU Sampir.

Kasus Dilimpahkan ke Polres Tuban

Guna pengembangan lebih lanjut, kasus tersebut kini telah dilimpahkan ke Polres Tuban. Polisi masih mendalami asal-usul uang palsu serta kemungkinan adanya jaringan yang terlibat.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam setiap transaksi, khususnya di pasar tradisional. Warga diminta untuk lebih teliti dalam memeriksa keaslian uang guna menghindari kerugian.
“Pemeriksaan uang harus dilakukan dengan lebih teliti agar tidak terjebak dalam transaksi menggunakan uang palsu,” pungkasnya. (Az)

Berita Terkait

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Masalah IT Jadi Biang Kerok Turunnya Akreditasi RSUD dr Koesma Tuban
Kirab Kimsin Tetap Digelar Meski Tak Berizin, Pengelola Kwan Sing Bio: Ilegal dan Berpotensi Picu Konflik
Jelang Muktamar NU ke-35, Peta Koalisi dan Kekuatan Suara Mulai Mengemuka
Puskesmas Gaji Tuban Tanpa Dokter, Warga Keluhkan Sulitnya Konsultasi Medis

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:02 WIB

Heboh di Pasar Wage Grabagan Tuban, Warga Tangkap Wanita Pengedar Uang Palsu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Kamis, 30 April 2026 - 20:43 WIB

DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version