MOJOKERTO, JATIM – Dua pemuda asal Dawarblandong, Mojokerto, tewas setelah pesta minuman keras (miras) di ruang kelas SDN Jatirowo 1. Keduanya, M Nurudin Akbar (22) dan Fajar Al Farizi (20), dilaporkan menenggak alkohol yang dicampur cairan antiseptik, menyebabkan keracunan fatal.
Pesta Miras di SD Mojokerto
Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu malam (25/1) hingga Minggu dini hari (26/1). Selain Akbar dan Fajar, dua pemuda lainnya, M Dongadi alias Dudung (21) dan Diasmoro Sasmito alias Dias (24), turut dalam pesta miras tersebut. Semuanya merupakan warga Dusun Sekiping, Desa Dawarblandong.
Menurut Purnomo (60), seorang warga setempat, setelah pesta berlangsung semalaman, Akbar dan Fajar ditemukan tak sadarkan diri di ruang kelas 1. Keluarga mereka segera membawa keduanya ke rumah sakit, namun nyawa mereka tak tertolong. Fajar meninggal dunia di RS Wates Husada, Gresik, sekitar pukul 03.00 WIB, sedangkan Akbar meninggal di RSU Walisongo, Mojokerto, sekitar pukul 07.00 WIB.
Polisi Sita Barang Bukti di TKP
Kapolsek Dawarblandong dan Satreskrim Polres Mojokerto Kota langsung melakukan olah TKP dan menyita sejumlah barang bukti, termasuk botol alkohol 70%, botol air mineral, saset Kuku Bima, dan botol teh bekas.
Kasubsi PIDM Humas Polres Mojokerto Kota, Ipda Slamet, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil visum, korban meninggal akibat keracunan alkohol 70%. “Masih kami dalami jumlah alkohol yang dikonsumsi korban, karena beberapa saksi masih dalam perawatan,” ujarnya.
Dias, salah satu pemuda yang selamat, telah mendapatkan perawatan dengan air kelapa hijau dan kini kondisinya mulai membaik. Sementara itu, Dudung masih dirawat di RSUD RA Basoeni, Mojokerto.
Baca juga: Carok di Lumajang: 2 Pemuda Luka Bacok Setelah Pesta Miras
Alkohol 70% Dicampur Minuman Energi
Purnomo menuturkan, keempat pemuda tersebut meminum campuran alkohol 70%—yang biasa digunakan sebagai antiseptik—dengan minuman energi dan air. “Minuman oplosan ini sangat berbahaya. Mereka minum alkohol botol putih dicampur Kuku Bima dan air,” jelasnya.
Polisi terus menyelidiki kasus ini untuk memastikan kronologi dan jumlah alkohol yang dikonsumsi para korban.(Pur/Din)
Editor : Mukhyidin khifdhi












