Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam

- Reporter

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Jalan Tol Prosiwangi di Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Jalan Tol Prosiwangi di Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) memasuki fase krusial. Gibran Rakabuming Raka turun langsung meninjau progres proyek strategis nasional (PSN) tersebut di Situbondo, Jumat (10/07/2026), guna memastikan percepatan penyelesaiannya agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Jalan tol sepanjang 175,4 kilometer yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), diproyeksikan menjadi jalur utama yang menghubungkan Jakarta hingga ujung timur Pulau Jawa sebelum menuju Bali.
Keberadaan tol ini diyakini mampu memangkas waktu tempuh perjalanan, mempercepat distribusi logistik, sekaligus membuka peluang investasi baru di kawasan Tapal Kuda.

Pemerintah Dorong Percepatan Penyelesaian

Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano, Direktur Utama PT JPB Adi Prasetyanto, beserta jajaran Jasa Marga Group.
Menurut Gibran, pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Jalan Tol Prosiwangi diharapkan mampu memperkuat konektivitas, meningkatkan daya saing wilayah, serta membuka lebih banyak peluang investasi dan lapangan kerja di Jawa Timur,” ujarnya.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan pihaknya berkomitmen menyelesaikan proyek sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.
“Jasa Marga terus mengakselerasi penyelesaian Jalan Tol Prosiwangi sebagai bagian dari komitmen mendukung agenda pembangunan nasional. Kami memastikan setiap tahapan konstruksi dilaksanakan dengan mengedepankan aspek kualitas, keselamatan, keberlanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pengembangan ekonomi kawasan,” katanya.

Dua Seksi Rampung, Satu Seksi Masuki Tahap Uji Operasi

Saat ini pembangunan diprioritaskan pada Tahap I ruas Gending–Besuki sepanjang 49,7 kilometer.
Berdasarkan progres Juli 2026, Seksi 1 Gending–Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer dan Seksi 2 Kraksaan–Paiton sepanjang 11,20 kilometer telah rampung 100 persen serta mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO).
Sementara itu, Seksi 3 Paiton–Besuki sepanjang 25,6 kilometer telah menyelesaikan pekerjaan jalan utama sejak April 2026 dan kini memasuki tahap akhir Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) sebelum dibuka untuk masyarakat.

Zero Accident dan Serap 1.300 Tenaga Kerja Lokal

Selain mengejar target penyelesaian, proyek Tol Prosiwangi juga mencatatkan capaian positif dalam aspek keselamatan kerja.
Seluruh paket konstruksi Tahap I berhasil mencatatkan zero accident serta menyerap lebih dari 1.300 tenaga kerja lokal yang berasal dari Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, hingga Banyuwangi.
Ketika mulai beroperasi, perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit.
Sedangkan setelah seluruh ruas tersambung hingga Banyuwangi, waktu perjalanan yang sebelumnya mencapai sekitar lima jam diproyeksikan dapat dipangkas menjadi sekitar tiga jam.
Efisiensi tersebut diharapkan memperlancar arus logistik menuju kawasan industri Paiton dan Pelabuhan Ketapang sebagai pintu gerbang penyeberangan Jawa–Bali.
Di sisi lain, akses menuju berbagai destinasi wisata di kawasan Tapal Kuda hingga Banyuwangi juga akan semakin mudah sehingga membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM.

Usung Konsep Green Toll Road

Tak hanya mengejar konektivitas, Jalan Tol Prosiwangi juga dikembangkan dengan konsep Green Toll Road.
Berbagai inovasi ramah lingkungan diterapkan, mulai dari penggunaan sistem pengolahan air daur ulang hingga pemanfaatan energi terbarukan melalui teknologi Hybrid Wind Tree yang mengombinasikan tenaga surya dan angin.
Inovasi tersebut bahkan berhasil meraih Rekor MURI karena mampu menghasilkan listrik mandiri hingga 12,4 kW untuk mendukung operasional kantor.
Sementara pada konstruksi jalan, penerapan teknologi timbunan batu mampu menekan emisi karbon hingga sekitar 6,3 juta kilogram CO2e atau mengurangi dampak emisi sebesar 45,4 persen.
Melalui percepatan pembangunan ini, Jasa Marga optimistis Tol Prosiwangi tidak hanya menjadi jalur transportasi baru, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pariwisata di koridor timur Pulau Jawa sekaligus memperkuat konektivitas nasional menuju Bali. (Fia)

Berita Terkait

Inlander Band Siswa Asal Tuban Bawa Rytm Baru di Dunia Musik
Perceraian di Tuban Meningkat, Ekonomi dan Perselingkuhan Jadi Biang Kerok
Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK
Diiringi Barongsai Menuju Altar, Pengukuhan Pengurus Klenteng Tuban Berlangsung Khidmat
Kebakaran Rumah Lansia di Singgahan Tuban, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
Antara Tennis Party 2026 Perluas Peta Persaingan Tenis di Tuban
Dugaan Riswah Muktamar NU: Gus Lilur Sebut Hotel di Surabaya hingga Posko di Jombang
Dugaan Transaksi Uang dalam Muktamar NU, Kesaksian Gus Lilur Perlu Diuji

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Inlander Band Siswa Asal Tuban Bawa Rytm Baru di Dunia Musik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Perceraian di Tuban Meningkat, Ekonomi dan Perselingkuhan Jadi Biang Kerok

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Diiringi Barongsai Menuju Altar, Pengukuhan Pengurus Klenteng Tuban Berlangsung Khidmat

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Kebakaran Rumah Lansia di Singgahan Tuban, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

Berita Terbaru

Personel Band Inlander (gambar : ist.)

Pendidikan

Inlander Band Siswa Asal Tuban Bawa Rytm Baru di Dunia Musik

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:26 WIB

Dokumen tanda bukti penerimaan laporan pengaduan masyarakat di KPK tertanggal 12 Oktober 2026 yang berkaitan dengan laporan dugaan suap Muktamar ke-35 NU oleh Gus Lilur, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Politik

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:17 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu