Indonesia Asri Digencarkan, Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Kedaluwarsa dan Rusak

- Reporter

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP Kabupaten Tuban menertibkan spanduk melintang, banner yang dipasang di batang pohon, serta reklame kedaluwarsa dalam operasi penataan ruang publik di sejumlah ruas jalan utama, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Petugas Satpol PP Kabupaten Tuban menertibkan spanduk melintang, banner yang dipasang di batang pohon, serta reklame kedaluwarsa dalam operasi penataan ruang publik di sejumlah ruas jalan utama, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban menggelar operasi penertiban reklame di sejumlah ruas jalan utama, Jumat (10/07/2026). Langkah ini dilakukan untuk mendukung program Indonesia Asri sekaligus menata ruang publik agar lebih tertib, bersih, dan nyaman dipandang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun liputansatu.id, penertiban menyasar reklame yang dipasang tidak sesuai ketentuan, telah melewati masa berlaku, maupun dalam kondisi rusak sehingga dinilai mengganggu estetika kota.

Puluhan Reklame Ditertibkan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kabupaten Tuban, Sutaji, mengatakan petugas menyisir sejumlah jalan protokol dan kawasan perkotaan yang selama ini menjadi titik pemasangan media promosi.
Dalam operasi tersebut, petugas menertibkan 4 spanduk melintang, 12 banner panjang bertiang bambu, serta 60 banner kecil yang dipasang dengan cara ditempel di batang pohon. Selain itu, 6 papan nama usaha turut diamankan sebelum dikembalikan kepada masing-masing pemilik.
“Penertiban dilakukan terhadap reklame yang tidak sesuai penempatannya, sudah kedaluwarsa, maupun yang kondisinya rusak. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Indonesia Asri,” ujar Sutaji.

Sasar Jalan Protokol hingga Kawasan Perkotaan

Penertiban dilakukan di sejumlah titik strategis, di antaranya Jalan Panglima Sudirman, Jalan Manunggal Utara dan Selatan, Jalan Pahlawan, Jalan Cokroaminoto, Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Jalan KH Wachid Hasyim–Agus Salim, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Diponegoro, Jalan RE Martadinata–Semarang, Jalan Soekarno-Hatta, kawasan perempatan SMP Negeri 4 Tuban menuju Jalan Bogorejo, Jalan Letda Sucipto, Jalan Teuku Umar, hingga kembali ke kompleks Pemerintah Kabupaten Tuban.

Jaga Ketertiban dan Estetika Kota

Satpol PP menegaskan bahwa penataan reklame bukan hanya bertujuan menegakkan peraturan, tetapi juga menjaga wajah Kota Tuban agar tetap rapi, tertib, dan sedap dipandang.
Masyarakat maupun pelaku usaha diimbau memasang media promosi sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, aktivitas promosi dapat tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum maupun keindahan ruang publik. (Aj)

Berita Terkait

Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam
Polresta Pontianak Amankan Aksi BPM Kalbar, Tuntut PLN Hentikan Pemadaman Berulang
Retensi dan Masa Pemeliharaan Proyek Rp6 Miliar Puskesmas Merakurak Masih Jadi Teka-Teki
UNTAN Segera Konsultasi ke Kementerian, Kejar Pencairan Remunerasi 17 Dosen P3K
Gus Lilur: Indonesia Butuh Kolaborasi Polri dan Kejaksaan, Bukan Adu Kekuatan
Gandeng Guru TPQ, Disdik Segera Terapkan Jam Nol Mengaji di SD Negeri Tuban
Hampir Setengah Triliun Rupiah Mengendap, DPRD Soroti SILPA APBD Tuban Rp485,69 Miliar
Ironi Ketahanan Pangan, Warga Tuban Protes Kandang Ayam BUMDes Diduga Picu Serbuan Lalat

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:54 WIB

Indonesia Asri Digencarkan, Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Kedaluwarsa dan Rusak

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:39 WIB

Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:18 WIB

Retensi dan Masa Pemeliharaan Proyek Rp6 Miliar Puskesmas Merakurak Masih Jadi Teka-Teki

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:16 WIB

UNTAN Segera Konsultasi ke Kementerian, Kejar Pencairan Remunerasi 17 Dosen P3K

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:50 WIB

Gus Lilur: Indonesia Butuh Kolaborasi Polri dan Kejaksaan, Bukan Adu Kekuatan

Berita Terbaru