Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Pemkab Tuban Tertibkan Kabel Provider Semrawut, Beri Batas Waktu 6 Bulan untuk Pembenahan

- Reporter

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penertiban kabel provider yang dipasang di tiang PJU, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Penertiban kabel provider yang dipasang di tiang PJU, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban mulai menertibkan kabel-kabel provider internet yang dinilai semrawut dan dipasang tanpa izin pada tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) milik pemerintah daerah. Aksi penertiban ini berlangsung di Ruas Jalan Bulurejo dan Jalan Maibit, Kecamatan Rengel, pada Kamis (17/07/2025), sebagai bentuk keseriusan Pemkab dalam menciptakan keteraturan infrastruktur telekomunikasi di ruang publik.

Kabel Provider Wifi “Nebeng” di Tiang PJU

Fenomena kabel wifi liar yang dipasang seenaknya oleh sejumlah penyedia layanan internet atau ISP lokal kian meresahkan. Banyak dari kabel-kabel ini “nebeng” di tiang-tiang PJU milik Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) tanpa izin resmi, yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, serta merusak estetika lingkungan kota.
Untuk itu, DLHP Tuban bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), turut melibatkan Paguyuban Internet Ronggolawe (PIR), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Jawa Timur, serta sejumlah Internet Service Provider (ISP) lokal dalam kegiatan pemantauan ini.

DLHP Tegaskan Sanksi Bila Melewati Tenggat Waktu

Slamet Hariyanto, Kepala Bidang PJU DLHP Tuban, menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan langkah lanjutan dari surat edaran yang telah dikeluarkan pemerintah kabupaten. Para pengusaha provider telah diberikan waktu selama enam bulan untuk melakukan penertiban mandiri terhadap kabel-kabel mereka yang menempel pada tiang PJU milik pemerintah.

“Hari ini kami bersama Diskominfo, Satpol PP, dan Damkar Tuban melakukan pemantauan kegiatan penertiban kabel provider di beberapa titik Kecamatan Rengel. Ini untuk memastikan progres pengambilan kabel yang sebelumnya dipasang secara ilegal di tiang PJU,” jelas Slamet.

Ia menegaskan, apabila hingga batas waktu enam bulan ke depan kabel-kabel tersebut belum juga dibersihkan atau ditata dengan benar, maka pemerintah akan mengambil langkah tegas berupa pemotongan kabel secara langsung di lapangan.

“Jika selama enam bulan ke depan masih ada kabel yang belum ditertibkan, kami akan lakukan pemotongan secara tegas,” tegasnya.

PIR Tuban: Waktu 6 Bulan Cukup untuk Berbenah

Ketua Paguyuban Internet Ronggolawe (PIR) Tuban, Hadi, menyambut baik langkah penertiban yang dilakukan pemerintah. Ia menyebutkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh ISP lokal dan dinas terkait guna memastikan penataan ulang kabel dilakukan sesuai aturan.

“Estimasi enam bulan itu waktu yang cukup panjang untuk melakukan pembenahan. Kami mendukung penuh langkah penertiban ini,” ujar Hadi.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengusaha jasa internet di wilayah Tuban untuk memanfaatkan tenggat waktu yang ada sebaik mungkin dan menunjukkan komitmen dalam menjalankan usaha secara tertib dan profesional.

“Saya berharap semua pihak bisa bekerja sama agar masalah ini segera tuntas. Menata kabel bukan hanya soal estetika, tapi juga bagian dari tanggung jawab penyedia jasa internet kepada masyarakat,” pungkasnya.

Langkah Awal Menuju Infrastruktur Telekomunikasi yang Tertib

Upaya Pemkab Tuban menertibkan kabel provider yang semrawut ini mendapat apresiasi dari banyak pihak karena menyangkut keselamatan pengguna jalan, keindahan kota, dan tata kelola infrastruktur publik. Melibatkan banyak pihak dalam prosesnya juga menjadi sinyal kuat bahwa Tuban serius menciptakan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha demi kepentingan masyarakat luas.(Aj)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah
Pulang dari Laut, Nelayan Tuban Meregang Nyawa di Atas Kapal KM JITU
Tongkang Terbalik di Laut TPPI Tuban, Bawa Alat Pancang Proyek Breakwater
Rekayasa Ring Road Tuban Bikin Waswas Pengendara
Warga Socorejo Geruduk SIG Tuban
Polemik Warga Pongpongan Masuk Desil 6, ULP PLN Tuban Beri Penjelasan
Kecelakaan Maut di PT IMB Diselidiki, Pengawas Temukan Tindakan Berbahaya
13 Pekerja PLN Tanjung Awar-Awar Tuban Akhirnya Dapat Kepastian

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:23 WIB

Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah

Sabtu, 19 September 2026 - 15:02 WIB

Pulang dari Laut, Nelayan Tuban Meregang Nyawa di Atas Kapal KM JITU

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

Tongkang Terbalik di Laut TPPI Tuban, Bawa Alat Pancang Proyek Breakwater

Kamis, 17 September 2026 - 19:42 WIB

Rekayasa Ring Road Tuban Bikin Waswas Pengendara

Kamis, 17 September 2026 - 17:56 WIB

Polemik Warga Pongpongan Masuk Desil 6, ULP PLN Tuban Beri Penjelasan

Berita Terbaru

Gedung utama PT SIG Tuban tampak malam hari (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:23 WIB

Seorang siswa Sekolah Rakyat Tuban mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setelah terluka dalam insiden ambruknya material pada bagian luar asrama, Rabu (16/09/2026), (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Peristiwa

Baru Sebulan Beroperasi, Sekolah Rakyat Tuban Memakan Korban

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:22 WIB

Suasana persimpangan Jalan Ringroad dan Jalan Raya Tuban-Merakurak (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Rekayasa Ring Road Tuban Bikin Waswas Pengendara

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:42 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu