Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Jelang Muktamar NU ke-35, Peta Koalisi dan Kekuatan Suara Mulai Mengemuka

- Reporter

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Ist).

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Ist).

Jawa Timur — Menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan berlangsung pada Agustus 2026, dinamika internal mulai menunjukkan arah yang semakin jelas. Sejumlah figur dan kelompok menguat, di tengah mengemukanya peta koalisi dan kalkulasi kekuatan suara.

Analisis terkait dinamika tersebut disampaikan oleh HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, kiai kampung yang mencermati langsung perkembangan kontestasi menjelang forum tertinggi organisasi itu.

Menurut dia, pola kontestasi Muktamar kali ini mulai mengarah pada pembentukan pasangan tidak resmi antara calon Ketua Umum dan calon Rais Aam.

“Pola kontestasi semakin terang dibaca dalam format berpasangan, meskipun secara formal Rais Aam dipilih melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA),” tulis Khalilur dalam analisisnya.

Figur dan Poros Kekuatan

Ketua Umum petahana disebut tengah mencari figur Rais Aam yang dapat memperkuat legitimasi.

Sementara itu, Rais Aam petahana bersama Sekjen berada dalam konfigurasi tersendiri dengan agenda mencari calon Ketua Umum.

Nama Menteri Agama juga disebut masuk dalam peta kontestasi dan tengah menjajaki pasangan.

Di sisi lain, jaringan (PKB) dan IKA PMII dinilai sebagai kekuatan signifikan, dengan dukungan terhadap untuk posisi Rais Aam.

Hitung-hitungan Suara

Dalam analisanya, Khalilur memperkirakan jaringan PKB–IKA PMII memiliki sekitar 250 suara, sementara jaringan yang beririsan dengan Kementerian Agama sekitar 130 suara.

Adapun kubu petahana masing-masing memiliki sekitar 100 suara, dengan sekitar 70–80 suara masih mengambang.

“Jika dua kekuatan besar ini berpadu, maka potensi suara bisa mencapai sekitar 400 suara,” tulisnya.

Koalisi Jadi Penentu

Menurut dia, kunci utama Muktamar kali ini terletak pada kemungkinan kompromi politik antarporos.

Salah satu skenario yang muncul adalah kemungkinan dukungan terhadap Nazaruddin Umar sebagai Ketua Umum, dengan pasangan sebagai Rais Aam.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa dinamika NU kerap berubah hingga menjelang pelaksanaan muktamar.

Sorotan Kemandirian NU

Selain soal peta kekuatan, Khalilur juga menyoroti pentingnya menjaga independensi organisasi dari intervensi kekuasaan.

“Muktamar ke-35 tidak boleh mengulang pengalaman buruk ketika intervensi kekuasaan masuk dan merusak kemandirian organisasi,” tulisnya.

Ia menilai, arah kepemimpinan NU ke depan akan sangat ditentukan oleh hasil Muktamar tersebut.

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Tiga Raperda Desa Tuban Masuk Propemperda 2026, Masa Jabatan Kades 8 Tahun Jadi Sorotan
Ditarget Rampung 20 Juni 2026, Progres Fisik Sekolah Rakyat Tuban Jadi Sorotan
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Dirjen Bea Cukai Disorot di Sidang KPK, Gus Lilur Desak Prabowo Copot Djaka Budhi Utama
Bukan Hanya APBD Rp8,1 Miliar, Bisakah Industri Dilibatkan Menguatkan Jalan Jenu–Merakurak?
Ketua PWI Kalbar Tekankan Wartawan Harus Profesional di Era Digital
Ketua PPP Tuban: Kepengurusan Baru Bukti Soliditas Kader Hadapi Dinamika Politik
Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:11 WIB

Tiga Raperda Desa Tuban Masuk Propemperda 2026, Masa Jabatan Kades 8 Tahun Jadi Sorotan

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ditarget Rampung 20 Juni 2026, Progres Fisik Sekolah Rakyat Tuban Jadi Sorotan

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:34 WIB

Dirjen Bea Cukai Disorot di Sidang KPK, Gus Lilur Desak Prabowo Copot Djaka Budhi Utama

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:54 WIB

Bukan Hanya APBD Rp8,1 Miliar, Bisakah Industri Dilibatkan Menguatkan Jalan Jenu–Merakurak?

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:47 WIB

Ketua PWI Kalbar Tekankan Wartawan Harus Profesional di Era Digital

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id