Ketua Fraksi PKB Desak Bupati Tuban Evaluasi Direktur RSUD Usai Kasus Bayi Rasyid

- Reporter

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bayi Rasyid yang sebelumnya dipulangkan dari IGD RSUD dr Koesma Tuban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Kondisi bayi Rasyid yang sebelumnya dipulangkan dari IGD RSUD dr Koesma Tuban,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Tuban, H. Mukson, menanggapi serius peristiwa yang menimpa Rasyid, bayi berusia 9 bulan asal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Tuban (Kota), yang diduga mengalami Sindrom Stevens-Johnson (STJ) namun mendapat penanganan minim dari RSUD Dr. Koesma Tuban.

Orang Tua Keluhkan Pelayanan Rumah Sakit

Ayah Rasyid, Sutrisno Puji Utomo, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan rumah sakit. Ia menyebut anaknya yang sempat mengalami kejang dan melepuh hampir di seluruh tubuh hanya didiagnosis mengalami alergi ringan.

“Saya belum sempat daftar rawat inap, anak saya sudah dipulangkan. Padahal sebelumnya dia sempat kejang dan gemetar di rumah,” ujarnya.

Ketua Fraksi PKB Minta Evaluasi Direktur RSUD

Menanggapi keluhan tersebut, H. Mukson menyatakan pelayanan RSUD perlu dievaluasi secara menyeluruh. Ia mendesak Bupati Tuban untuk mengambil tindakan tegas dengan mengevaluasi kinerja direktur RSUD Dr. Koesma.

“Setelah viral di media sosial, banyak masyarakat mengeluhkan pelayanan RSUD. Evaluasi ini penting agar kepercayaan publik bisa kembali,” tegas Mukson, Kamis (01/5/2025).

Evaluasi Demi Perbaikan Layanan Kesehatan

Mukson menekankan bahwa RSUD sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Evaluasi ini bisa berarti banyak hal, tapi semuanya kami serahkan kepada keputusan Bupati,” jelasnya.

Komitmen Kawal Urusan Kemanusiaan

Sebagai politisi dari Dapil Tuban IV, Mukson menyatakan komitmennya untuk mengawal pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi.

“Kami serius, karena seperti kata Gus Dur, urusan kemanusiaan harus didahulukan,” pungkasnya.

Baca juga: Kronologi Balita 9 Bulan Dipulangkan dari IGD RSUD dr. R. Koesma Tuban

Pihak RSUD: Dokter Sudah Bertindak Sesuai Prosedur

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. Koesma, H. Moh. Masyhudi, menyebut bahwa dokter telah menangani pasien sesuai standar prosedur dengan memberikan resep rawat jalan. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan evaluasi internal.

“Kami sudah memanggil dokter jaga yang menangani, dan akan meningkatkan kehati-hatian dalam diagnosis,” ujarnya.(Aj)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan
Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:35 WIB

Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:02 WIB

Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee