Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Nelayan Tuban Hilang Saat Perbaiki Jaring di Sungai Bengawan Solo

- Reporter

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan dari BPBD Tuban, SAR Tuban, TNI, Polri, serta masyarakat setempat melakukan koordinasi pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tim gabungan dari BPBD Tuban, SAR Tuban, TNI, Polri, serta masyarakat setempat melakukan koordinasi pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Seorang warga Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, dilaporkan hilang saat sedang mencari ikan di Sungai Bengawan Solo pada Jumat pagi (01/08/2025). Korban bernama Kamid (63), seorang nelayan berpengalaman yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidupnya dari sungai, diduga tenggelam terbawa arus saat mencoba memperbaiki alat jaring di dasar sungai.

Kronologi Kejadian: Menyelam untuk Perbaiki Jaring

Menurut penuturan perangkat Desa Kebomlati, Syaiful Amin, insiden bermula saat Kamid dan rekannya, Astro, sedang menjaring ikan menggunakan perahu berukuran 90 x 8 meter. Saat alat jaring yang mereka gunakan mengalami kerusakan, Kamid memutuskan untuk menyelam guna memperbaikinya secara langsung di dalam air.
“Setelah menyelam, Kamid tidak kembali ke permukaan. Rekannya sudah berusaha mencari dan memanggil-manggil, tapi tidak berhasil menemukannya,” ungkap Syaiful.
Astro kemudian segera menepikan perahu dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa. Informasi cepat itu langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan warga serta aparat gabungan untuk melakukan upaya pencarian.

Tim Gabungan Dikerahkan, Arus Deras Jadi Tantangan

Pencarian korban melibatkan tim gabungan dari BPBD Tuban, SAR Tuban, TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Fokus pencarian dipusatkan pada titik terakhir di mana Kamid terlihat sebelum menghilang di bawah permukaan air. Namun, arus Bengawan Solo yang cukup deras menjadi tantangan utama dalam proses pencarian ini.
“Kami terus menyisir area menggunakan perahu karet, pelampung, dan sonar pendeteksi bawah air. Namun, arus deras sangat menyulitkan upaya penyelaman,” ujar salah satu anggota tim SAR.
Beberapa warga tampak memantau dari tepi sungai, sementara lainnya turut membantu dengan peralatan seadanya. Kegiatan ini juga mendapat pengawalan ketat agar proses pencarian tidak terganggu.

Duka Keluarga dan Warga Sekitar

Kabar hilangnya Kamid membawa duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Dikenal sebagai sosok ramah dan pekerja keras, Kamid telah lama menjadi bagian dari komunitas nelayan di Bengawan Solo.
“Beliau bukan orang baru di sungai ini. Hampir setiap hari beliau menjaring ikan di lokasi yang sama. Tapi musibah bisa datang kapan saja. Kami semua berharap ada keajaiban,” ujar salah seorang warga setempat dengan nada haru.

Kapolsek Imbau Warga Jaga Keselamatan dan Tidak Dekati Lokasi

Kapolsek Plumpang, AKP Ganda, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak mendekati area pencarian agar proses evakuasi berjalan lancar. Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan alat pelindung diri saat beraktivitas di wilayah sungai yang memiliki arus deras.
“Kami mohon kerja sama dari masyarakat. Biarkan tim bekerja dengan leluasa. Dan ke depan, mari lebih waspada saat beraktivitas di sungai,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap Kamid masih terus berlangsung. Tim gabungan tetap berjaga di lokasi dengan harapan korban bisa segera ditemukan.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi
Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong
Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta
Gerebek Lokasi Es Moni, Satpol PP Tuban Curiga Ada Kebocoran Informasi
Lapangan Kerja Terbatas, 73 Warga Tuban Pilih Merantau ke Hong Kong dan Taiwan
Geger! Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Tas Kondangan di Tuban
DPRD Tuban Minta Evaluasi Debu Klinker SBI yang Dikeluhkan Warga
Bangunan SDN Kuthorejo 3 Tuban Roboh, Dinas Pendidikan Pastikan Tidak Ada Korban

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:35 WIB

19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:43 WIB

Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:36 WIB

Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:46 WIB

Gerebek Lokasi Es Moni, Satpol PP Tuban Curiga Ada Kebocoran Informasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:02 WIB

Geger! Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Tas Kondangan di Tuban

Berita Terbaru

Tersangka kasus dugaan penipuan dengan modus menjanjikan pekerjaan di PT Swabina Gatra Rembang diamankan di Polsek Jatirogo, Tuban. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa training card, sertifikat kompetensi, bukti transfer, serta perlengkapan kerja yang diduga digunakan untuk meyakinkan korban, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:36 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id