Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Operasi Pencarian Nelayan Socorejo: Tim SAR Kerahkan 40 Personel dan Sejumlah Perahu

- Reporter

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan SAR unit Bojonegoro melakukan penyisiran di Pantai Utara Tuban, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Petugas gabungan SAR unit Bojonegoro melakukan penyisiran di Pantai Utara Tuban, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Tim gabungan dari Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, serta Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Tuban, terus melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang sejak Rabu (19/11/2025).
Korban diketahui bernama Tarsrip (57), warga Dusun Karangdowo, Desa Sucorejo, Kecamatan Jenu. Ia diduga hilang saat pergi mencari ikan di perairan Laut Utara Tuban.
Koordinator Basarnas Unit Siaga Bojonegoro, Nanang Pujo Prasetiyo, menjelaskan bahwa sekitar 40 personel diterjunkan dalam operasi ini. Pencarian menggunakan tiga unit perahu karet milik Basarnas, BPBD, dan SAR MTA, serta satu kapal patroli milik Satpolairud Polres Tuban.

Pencarian Dibagi Dua Sorti

Nanang menyampaikan bahwa pencarian dilakukan dalam dua sorti setiap hari, yakni pagi dan sore.
“Pencarian hari ini kita bagi menjadi dua sorti, yaitu pagi dan sore,” ujarnya pada Kamis (20/11/2025).

Petugas memusatkan pencarian di titik lokasi kejadian (LKK) yang diperkirakan berada sekitar lima mil nautikal dari bibir pantai. Penelusuran juga melibatkan para nelayan setempat serta keluarga korban yang turut memberikan bantuan informasi di lapangan.

Cuaca Relatif Mendukung Operasi SAR

Menurut Nanang, kondisi cuaca di perairan Tuban cukup mendukung upaya pencarian. Arus laut yang stabil membantu tim dalam menyisir area yang telah ditentukan.
“Pada sorti pertama pagi sampai siang, cuaca mendukung dalam proses pencarian. Namun ada sedikit perubahan cuaca pada sorti kedua, tapi tidak terlalu signifikan,” jelasnya.

Operasi Akan Dilakukan Hingga Tujuh Hari ke Depan

Nanang memastikan tim gabungan akan bekerja maksimal selama durasi pencarian. Sesuai standar operasi Basarnas, proses rescue akan dilakukan hingga tujuh hari ke depan.
“Upaya evakuasi (rescue) akan dilakukan dalam waktu tujuh hari ke depan sesuai aturan standar penyelamatan kecelakaan dan penanggulangan bencana,” pungkasnya. (Aj)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jangan Kaget! Malam hingga Pagi Tuban Terasa Makin Dingin, Ini Penjelasan BMKG
Tuntutan CSR dan Lelang Limbah Tak Terjawab, Warga Blokir Akses PT SILOG Tuban
Enam Bulan Berlalu, Berkas Kasus Oknum Pegawai SIG dan PNS di Hotel Lynn Dikembalikan Jaksa
Gus Lilur Minta Prabowo Pastikan Namanya Tak Dipakai untuk Intervensi Muktamar NU
Divonis 10 Bulan, Cancoko Ungkap Dugaan Peran Kades Ngandong dalam Kasus Tambang Ilegal
HUT ke – 81 Republik Indonesia : 251 Napi Lapas Tuban Dapat Remisi
Truk Tambang Bikin Jalan Kepohagung Hancur, Bupati Tuban: Itu Tanggung Jawab Desa
Bupati Tuban Lempar Tanggung Jawab Jalan Dilewati Truk Tambang ke Desa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Jangan Kaget! Malam hingga Pagi Tuban Terasa Makin Dingin, Ini Penjelasan BMKG

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Tuntutan CSR dan Lelang Limbah Tak Terjawab, Warga Blokir Akses PT SILOG Tuban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Enam Bulan Berlalu, Berkas Kasus Oknum Pegawai SIG dan PNS di Hotel Lynn Dikembalikan Jaksa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Gus Lilur Minta Prabowo Pastikan Namanya Tak Dipakai untuk Intervensi Muktamar NU

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Divonis 10 Bulan, Cancoko Ungkap Dugaan Peran Kades Ngandong dalam Kasus Tambang Ilegal

Berita Terbaru

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu