PCNU Pontianak Tuntaskan Pembentukan MWCNU di Enam Kecamatan

- Reporter

Minggu, 26 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dari enam kecamatan di Kota Pontianak resmi dilantik dalam prosesi yang digelar di Aula Hotel Garuda Pontianak, Sabtu (25/7/2026), (Nurul Hidayatullah).

Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dari enam kecamatan di Kota Pontianak resmi dilantik dalam prosesi yang digelar di Aula Hotel Garuda Pontianak, Sabtu (25/7/2026), (Nurul Hidayatullah).

Pontianak – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dari enam kecamatan di Kota Pontianak resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung di Aula Hotel Garuda Pontianak, Sabtu (25/07/2026).
Pelantikan tersebut meliputi pengurus MWCNU Kecamatan Pontianak Utara, Pontianak Timur, Pontianak Tenggara, Pontianak Selatan, Pontianak Kota, dan Pontianak Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pontianak dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.
Ketua Tanfidziah PCNU Kota Pontianak, Ahmad Faruki, mengatakan pembentukan dan pelantikan kepengurusan MWCNU di seluruh kecamatan merupakan salah satu amanah organisasi yang harus dituntaskan.
“Salah satu tugas kami adalah membentuk dan melantik kepengurusan MWCNU di seluruh Kota Pontianak. Dengan telah dilantiknya pengurus enam kecamatan ini, kami berharap roda organisasi dapat berjalan lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat luas,” ujarnya.

Pengurus Diminta Jalankan Amanah dengan Penuh Tanggung Jawab

Ahmad Faruki menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus MWCNU yang baru dilantik. Menurutnya, amanah yang diemban merupakan tanggung jawab besar untuk mengembangkan organisasi sekaligus mengabdi kepada masyarakat.
“Selamat kepada seluruh pengurus MWCNU se-Kota Pontianak yang telah dilantik. Semoga dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan organisasi keagamaan yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. NU didirikan oleh para ulama dan pendiri pesantren yang berkomitmen menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah melalui pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Nahdlatul Ulama adalah Ahlussunnah wal Jamaah. NU adalah rumah kita bersama yang harus dijaga, dirawat, dan dibesarkan melalui kebersamaan serta semangat pengabdian,” ungkapnya.

Pemkot Pontianak Apresiasi Peran Besar NU

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mengapresiasi kontribusi besar Nahdlatul Ulama terhadap bangsa Indonesia. Menurutnya, jasa para ulama NU dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan merupakan bagian penting dari sejarah bangsa.
Ia berharap semangat kebangsaan dan nilai-nilai keagamaan yang diwariskan para ulama NU terus diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Mari bersama-sama membangun Kota Pontianak. Kami ingin Kota Pontianak menjadi kota yang mengalirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Pelantikan Jadi Momentum Perkuat Peran NU di Tingkat Kecamatan

Bahasan menegaskan kekuatan Nahdlatul Ulama tidak hanya terletak pada struktur organisasi, tetapi juga pada kekompakan para pengurus dan warga NU yang hadir langsung melayani masyarakat.
“NU menjadi kuat bukan semata-mata karena struktur organisasi, tetapi karena kebersamaan dan kesediaan seluruh pengurus untuk terjun langsung melayani masyarakat,” katanya.
Ia berharap pelantikan pengurus MWCNU menjadi momentum untuk memperkuat peran Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan, khususnya dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kepengurusan yang baru diharapkan semakin mampu menghadirkan program-program yang bermanfaat serta mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah di tengah kehidupan masyarakat,” pungkasnya. (Nh)

Berita Terkait

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima
Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026
Diduga Kurang Hati-hati, Lansia Tewas Tertabrak Dump Truck di Merakurak Tuban Saat Menyeberang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban

Berita Terbaru