Pelajar SMP di Lamongan Tewas Tenggelam di Rawa Bulu, Perahu Terbalik Jadi Penyebab

- Reporter

Selasa, 24 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pelajar SMP tenggelam di Rawa Bulu, Desa Bulutengger, Kecamatan Sekaran, Lamongan, pada Selasa (24/12/2024),(Ist).

Seorang pelajar SMP tenggelam di Rawa Bulu, Desa Bulutengger, Kecamatan Sekaran, Lamongan, pada Selasa (24/12/2024),(Ist).

LAMONGAN, JATIM – Seorang pelajar SMP berinisial SM (13) ditemukan tewas setelah tenggelam di Rawa Bulu, Desa Bulutengger, Kecamatan Sekaran, Lamongan, pada Selasa (24/12/2024). Kejadian tragis ini terjadi setelah perahu yang ia naiki bersama teman-temannya terbalik.

Menurut informasi yang dihimpun, korban adalah pelajar kelas 1 SMP di Kecamatan Pucuk. “Benar, ada insiden diduga kecelakaan tenggelam di Rawa Bulu pada Selasa pagi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Joko Raharto, saat dikonfirmasi.

Pelajar Tewas Tenggelam di Rawa

Insiden bermula sekitar pukul 05.30 WIB ketika korban bersama tujuh temannya mengunjungi Rawa Bulu. Dari delapan anak tersebut, tiga di antaranya tidak ikut menaiki perahu, sementara empat lainnya, termasuk korban, naik perahu. Saat berada di tengah rawa, perahu mendadak oleng dan terbalik.

“Dua anak yang bisa berenang berhasil menyelamatkan salah satu teman mereka, tetapi korban tidak bisa diselamatkan dan akhirnya tenggelam,” jelas Joko.

Mendengar teriakan teman-teman korban, warga setempat segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian serta BPBD Lamongan. Korban akhirnya ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Pol-PP, relawan, dan warga sekitar.

Baca juga: Remaja Tenggelam di Lamongan Ditemukan Tak Bernyawa di Hari Kedua Pencarian

Evakuasi dan Peringatan

Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Pucuk untuk diautopsi sebelum diserahkan kepada keluarga. Berdasarkan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga: Remaja Tenggelam di Tanggul Sungai Lamongan, Pencarian Terus Dilakukan

Joko mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan, terutama selama musim hujan. “Keselamatan harus menjadi prioritas. Hindari bermain di sungai, rawa, atau waduk jika tidak bisa berenang,” tegasnya.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam
Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai
Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan
Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Rekaman CCTV Bongkar Aksi Maling di Tuban, Satu Pelaku Masih DPO
Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam
Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:54 WIB

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam

Senin, 13 Juli 2026 - 14:33 WIB

Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan

Senin, 13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Molornya penyelesaian gedung membuat MPLS bagi 196 siswa baru tidak dapat dimulai sesuai jadwal. Bahkan masih terlihat beberapa pekerja di depan Sekolah Rakyat, (Assa/Liputansatu.id).

Pemerintah

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Jul 2026 - 16:54 WIB