Pemancing Hilang di Laut Situbondo Ditemukan Tewas Mengambang

- Reporter

Minggu, 29 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satpolairud Polres Situbondo Monuju Lokasi Penemuan Mayat setelah mendapat laporan dari masyarakat, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Satpolairud Polres Situbondo Monuju Lokasi Penemuan Mayat setelah mendapat laporan dari masyarakat, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan hilang di perairan Pantai Cemara, Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, akhirnya berujung duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari dinyatakan hilang. Jenazah korban ditemukan oleh sesama pemancing yang sedang melaut pada Minggu pagi (29/06/2025).

Ditemukan Mengambang Dua Mil dari Pantai

Korban bernama M. Zainul Hasan (30), warga Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo Kota. Ia pertama kali dilaporkan hilang pada Jumat (27/06/2025) setelah tak kunjung pulang dari aktivitas memancing seorang diri menggunakan perahu viber. Perahunya kemudian ditemukan dalam kondisi kosong dan masih lego jangkar, namun korban tak ditemukan di lokasi.
Setelah dua hari pencarian oleh tim Satpolairud Polres Situbondo, jenazah Zainul akhirnya ditemukan oleh seorang pemancing bernama Febrian, sekitar dua mil dari bibir pantai tempat korban terakhir terlihat.

“Kami mendapat laporan dari pemancing Febrian sekitar pukul 05.30 WIB yang menemukan jenazah mengambang di laut,” jelas AKP Gede Sukarmadiyasa, Kasat Polairud Polres Situbondo.

Evakuasi dan Pemeriksaan Medis

Menerima laporan tersebut, tim Satpolair segera bergerak cepat menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi jenazah korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau kejanggalan. Keluarga juga menolak dilakukan otopsi dan menerima bahwa korban meninggal karena tenggelam,” kata AKP Gede.

Dari keterangan pihak keluarga, diketahui bahwa Zainul Hasan tidak bisa berenang dan biasanya memancing hanya menggunakan ban dalam mobil, bukan perahu jenis viber seperti yang digunakan saat hilang.

“Menurut keluarga dan teman-temannya, korban memang tidak bisa berenang. Dan penggunaan perahu viber juga bukan kebiasaannya,” tambah AKP Gede.

Operasi SAR Dinyatakan Ditutup

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia, operasi pencarian (SAR) resmi dihentikan. Pihak Satpolairud menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan mengimbau agar para pemancing maupun nelayan lebih waspada terhadap kondisi laut.

“Kami imbau para pemancing dan nelayan untuk selalu mempersiapkan alat keselamatan dan alat komunikasi, apalagi saat cuaca tidak menentu. Antisipasi ini penting jika terjadi hal darurat seperti mesin perahu rusak atau gelombang tinggi,” pungkas AKP Gede.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

PN Tuban Tegaskan Putusan NO Belum Sentuh Pokok Sengketa TITD Kwan Sing Bio
Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban
Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 16:04 WIB

PN Tuban Tegaskan Putusan NO Belum Sentuh Pokok Sengketa TITD Kwan Sing Bio

Senin, 12 Januari 2026 - 14:45 WIB

Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee