Penyelundupan 2 Ton Pupuk Bersubsidi di Probolinggo Digagalkan, Dua Pelaku Diamankan

- Reporter

Jumat, 24 Januari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Barang bukti pupuk urea dan mobil pick up diamankan(Ist).

PROBOLINGGO, JATIM – Upaya penyelundupan pupuk bersubsidi jenis urea berhasil digagalkan di Probolinggo. Sebanyak 40 karung atau setara 2 ton pupuk disita, sementara dua pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Sebuah mobil pikap yang mengangkut pupuk tersebut dihentikan di jalan raya Kecamatan Besuk pada pukul 23.00 WIB. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.

Mobil Pikap Berisi Pupuk Bersubsidi Diamankan

Puluhan karung pupuk bersubsidi, bersama dengan kendaraan pikap dan tiga orang yang terlibat dalam distribusi ilegal, telah diamankan di Polsek Besuk. Barang bukti dan tersangka kemudian dilimpahkan ke Polres Probolinggo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Semua barang bukti dan tersangka sudah dilimpahkan ke Polres Probolinggo tadi pagi untuk penyelidikan intensif,” ujar Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Putra Fajar Adi Winarsa, pada Jumat (24/1/2025).

Dua Tersangka Ditetapkan, Satu Orang Masih Berstatus Saksi

Dari tiga orang yang diamankan, dua di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu orang lainnya masih berstatus saksi karena tidak terlibat langsung dalam distribusi ilegal.

“Saat ini kami terus mendalami kasus ini untuk melacak asal-usul pupuk bersubsidi dan tujuan distribusinya,” tambah Fajar.

Baca juga: Satreskrim Polres Tuban Amankan Truk Pengangkut BBM Ilegal

Pemilik Pupuk dan Kendaraan Diduga Orang yang Sama

Menurut hasil penyelidikan sementara, pemilik pupuk bersubsidi yang hendak didistribusikan secara ilegal ternyata juga pemilik kendaraan pikap yang digunakan untuk mengangkut barang tersebut.

“Pemilik pupuk dan kendaraan adalah orang yang sama, dan pupuk ini berasal dari wilayah Kabupaten Probolinggo. Namun, kami masih mendalami informasi lainnya, termasuk identitas lengkap para tersangka,” tutup Fajar.(Fia/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Gagal Total di Tengah Euforia: Kirab Kimsin Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Tersandung Izin
DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu
Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Izin Kepolisian Belum Terbit, Kirab Kimsin Kwan Sing Bio Tuban Terancam Batal

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:22 WIB

Gagal Total di Tengah Euforia: Kirab Kimsin Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Tersandung Izin

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:13 WIB

Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version