Catatan:
Informasi dalam berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami depresi, memiliki kecenderungan menyakiti diri sendiri, atau muncul pikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi tenaga profesional seperti psikolog, psikiater, atau fasilitas layanan kesehatan terdekat seperti Puskesmas. Dukungan dan pertolongan selalu tersedia.
Tuban – Warga Dusun Terangrejo, Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban digegerkan oleh penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (17/02/2026) dini hari. Korban diketahui bernama Ahmad Nursyaifudin (35), ditemukan tergantung di dahan pohon jati milik warga di area ladang desa setempat.
Ditemukan Saksi Saat Mencari Burung Puyuh
Peristiwa memilukan tersebut pertama kali diketahui oleh saksi Mustofa (28) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, ia tengah berada di ladang dengan tujuan mencari burung puyuh, namun terkejut melihat bayangan sosok manusia yang menggantung di pohon jati dengan ketinggian kurang lebih dua meter.
“Saksi kemudian memberitahu warga lain dan mengecek menggunakan senter. Ternyata benar, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia tergantung tali tampar,” ujar Kapolsek Jenu, AKP Darwanto.
Warga Segera Hubungi Keluarga dan Aparat
Setelah memastikan kondisi korban, saksi segera menghubungi warga sekitar, termasuk Darwanto (47) yang sedang memberi pakan ternak tidak jauh dari lokasi kejadian. Warga kemudian mengabarkan peristiwa tersebut kepada pihak keluarga serta perangkat desa untuk proses evakuasi lebih lanjut.
Petugas dari Polsek Jenu bersama Tim Inafis Polres Tuban yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi Amankan Barang Bukti dan Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban—baju dan celana pendek warna hitam—serta satu puntung rokok yang ditemukan di sekitar area.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh korban, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Aparat menduga kuat kematian Ahmad Nursyaifudin berkaitan dengan tindakan mengakhiri hidup yang dipicu kondisi depresi akibat persoalan keluarga.
“Diduga kuat korban nekat mengakhiri hidupnya karena depresi akibat permasalahan keluarga,” imbuh AKP Darwanto.
Jenazah Diserahkan ke Keluarga, Polisi Sampaikan Imbauan
Keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Kecamatan Jenu, agar lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar serta tidak ragu mencari bantuan profesional ketika menghadapi tekanan mental. (Aj)
Editor : Kief












