Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Solar di Tuban Mulai Langka, Pertamina Patra Niaga: Akan Kami Cek

- Reporter

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi di SPBU Jalan Pahlawan Tuban terlihat lengang, lantaran stok BBM jenis solar kosong, (Assayid/Liputansatu.id).

Kondisi di SPBU Jalan Pahlawan Tuban terlihat lengang, lantaran stok BBM jenis solar kosong, (Assayid/Liputansatu.id).

Tuban — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali terjadi di Kabupaten Tuban. Setelah LPG 3 kilogram sempat sulit diperoleh, kini giliran solar yang menghilang dari sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), memicu antrean panjang dan keresahan di kalangan pengemudi kendaraan diesel.

Pantauan di lapangan pada Selasa (29/4/2026), beberapa SPBU, termasuk di kawasan Sleko, Jalan Pahlawan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding mengalami kekosongan solar sejak sehari sebelumnya. Distribusi baru kembali berjalan setelah truk tangki datang pada pagi hari, namun langsung diserbu antrean kendaraan.

“Sejak kemarin sore sudah kosong, ini baru datang lagi,” ujar seorang operator SPBU.

Antrean di SPBU dan Dampak Langsung

Kelangkaan ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, terutama sektor transportasi dan distribusi barang. Sejumlah sopir mengaku terhambat dalam menjalankan pekerjaan karena kesulitan mendapatkan solar.

“Saya cari sejak kemarin tidak dapat. Kalau hari ini tidak isi, besok tidak bisa kirim,” ujar Roby, seorang sopir.

Keluhan serupa disampaikan Budi, sopir truk pengangkut ternak yang tengah menghadapi jadwal distribusi padat.

“Lagi ramai bawa sapi ke pasar, tapi solar malah langka,” katanya.

Antrean panjang terlihat di sejumlah SPBU setiap kali pasokan datang, menandakan ketidakseimbangan antara distribusi dan kebutuhan di lapangan.

Pola Kelangkaan BBM Berulang

Fenomena ini memperlihatkan pola berulang dalam distribusi energi bersubsidi di daerah. Setelah LPG 3 kilogram sempat mengalami kelangkaan, kini solar menghadapi kondisi serupa dalam waktu yang berdekatan.

Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai perencanaan distribusi dan mekanisme pengawasan pasokan, terutama untuk komoditas yang menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi masyarakat.

Respons Pertamina Patra Niaga Dipertanyakan

Menanggapi kondisi tersebut, perwakilan menyatakan masih akan melakukan pengecekan di lapangan.

“Kami cek dulu ke lapangan, nanti kami informasikan,” ujar Manajer Communication, Relations & CSR, Ahad Rahedi.

Respons tersebut dinilai belum menjawab kebutuhan mendesak di lapangan, mengingat kelangkaan telah terjadi sejak sehari sebelumnya dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.

Ujian Distribusi Energi

Kelangkaan solar di Tuban kembali menyoroti persoalan klasik dalam distribusi energi bersubsidi, ketepatan pasokan, pengawasan distribusi, serta kecepatan respons saat terjadi gangguan.

Di tengah tingginya ketergantungan sektor transportasi terhadap solar, keterlambatan distribusi bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga berpotensi mengganggu rantai pasok barang dan stabilitas ekonomi lokal.

Kini, publik menunggu kejelasan dari pihak terkait, apakah kelangkaan ini bersifat sementara atau menjadi indikasi persoalan distribusi yang lebih mendasar. (Az/Kiev).

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban
30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu
Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja
Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik
Kekeringan Ekstrem, 28 Desa di Tuban Bergantung Droping Air
LP2B Sumberejo Kulon Disorot, DPRD Tulungagung Minta Pengawasan Diperketat
Wakapolresta Tuban Resmi Dijabat AKBP, Windy Syafutra Gantikan Kompol Supiyan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:11 WIB

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:25 WIB

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi anak tenggelam

Peristiwa

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Okt 2026 - 18:36 WIB

Kantor Kepala Desa Purworejo (gambar : ist.)

Daerah

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Senin, 5 Okt 2026 - 18:25 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu