Rencana Pembangunan Pabrik Etanol dan Metanol di Bojonegoro: Peluang Besar bagi Ekonomi Daerah

- Reporter

Jumat, 6 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rencana pembangunan pabrik etanol dan metanol di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dengan investasi mencapai Rp19 triliun dan kapasitas produksi sekitar 1 juta ton per tahun.(Ist)

Rencana pembangunan pabrik etanol dan metanol di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dengan investasi mencapai Rp19 triliun dan kapasitas produksi sekitar 1 juta ton per tahun.(Ist)

BOJONEGORO, JATIM — Rencana pembangunan pabrik etanol dan metanol di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini semakin mendapat perhatian luas. Proyek strategis nasional ini disebut-sebut akan menjadi yang terbesar di Indonesia, dengan investasi mencapai Rp19 triliun dan kapasitas produksi sekitar 1 juta ton per tahun. Langkah ini diinisiasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, atas arahan Presiden Prabowo Subianto pada 28 November 2024.

Peluang Ekonomi dan Dampak Sosial Positif

Pabrik ini diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian Bojonegoro. Selain menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, proyek ini diproyeksikan akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan menggerakkan ekonomi lokal. Hal ini menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi global saat ini.

Zaenal Fanani, Ketua LPPNU Bojonegoro, menjelaskan bahwa bahan baku utama pabrik ini dapat berupa sumber karbon organik seperti tebu, jagung, atau sorgum, serta karbon anorganik yang berasal dari industri migas. “Penggunaan bahan baku anorganik memiliki kelebihan, seperti tidak mengganggu komoditas pangan, lebih ekonomis, dan lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Potensi Besar Industri Berbasis Migas

Bojonegoro, sebagai penyumbang 30% produksi minyak dan gas nasional, memiliki potensi besar untuk mendukung industri berbasis migas. Salah satu unit pengolahan migas di wilayah ini menghasilkan raw gas hingga 315 MMSCFD atau setara dengan 6,7 juta kilogram gas per hari. Namun, sebagian besar gas ini selama ini hanya dibuang, dibakar, atau diinjeksikan kembali ke dalam bumi.

“Pendirian pabrik ini menjadi solusi pemanfaatan hasil sampingan pengolahan migas yang sebelumnya kurang optimal,” tambah Zaenal, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bojonegoro. Menurutnya, pembangunan ini juga dapat memicu tumbuhnya industri lain, seperti plastik, pupuk, karet, hingga serat sintetis.

Hadiah Berarti untuk Masyarakat

Pembangunan pabrik ini dianggap sebagai hadiah besar bagi masyarakat Bojonegoro. Zaenal Fanani memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Bupati Terpilih, Setyo Wahono dan Nurul Azizah, atas realisasi proyek ini. “Ini momentum kebangkitan industri berbahan baku migas di Bojonegoro,” tandasnya.

Proyek ini tidak hanya diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam
Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai
Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan
Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Jangan Bohongi Presiden RI: Gus Lilur Soroti Dugaan Korupsi hingga Desak Penegakan Hukum Transparan
Rekaman CCTV Bongkar Aksi Maling di Tuban, Satu Pelaku Masih DPO
Indonesia Asri Digencarkan, Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Kedaluwarsa dan Rusak

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:54 WIB

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam

Senin, 13 Juli 2026 - 14:33 WIB

Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan

Senin, 13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Molornya penyelesaian gedung membuat MPLS bagi 196 siswa baru tidak dapat dimulai sesuai jadwal. Bahkan masih terlihat beberapa pekerja di depan Sekolah Rakyat, (Assa/Liputansatu.id).

Pemerintah

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Jul 2026 - 16:54 WIB