Sidak Gabungan Awasi Harga Beras di Pasaran
Situbondo – Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Kabupaten Situbondo kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko beras di wilayah setempat. Dalam operasi yang dilakukan sejak pagi, tim gabungan menemukan dua toko yang masih nekat menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Sidak dilakukan di empat titik lokasi, yakni Toko Alfi, Toko Amanah, CV Lautan Mas, dan Toko Ariskrina. Kegiatan ini melibatkan Satgas Pangan Polres Situbondo, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertanian, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta Bulog.
Dua Toko Ditemukan Langgar HET
Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, menjelaskan bahwa sidak ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga beras di pasaran serta menekan praktik penjualan di atas ketentuan.
“Kami melakukan pengecekan langsung di sejumlah toko. Hasilnya, sebagian besar pedagang sudah menjual sesuai aturan. Namun, ada dua toko yang masih melanggar dan menjual di atas HET,” tegasnya.
Dari hasil temuan, dua toko tersebut diketahui menjual beras premium merek Burung Cantik dengan harga Rp76.000 per 5 kilogram dan Rp150.000 per 10 kilogram, serta beras merek TH-88 seharga Rp75.500 per 5 kilogram.
Padahal, sesuai aturan, HET beras premium ditetapkan sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium sebesar Rp13.500 per kilogram, dan beras SPHP sebesar Rp12.500 per kilogram.
Langkah Tegas: Surat Teguran dan Ancaman Cabut Izin
Menindaklanjuti temuan tersebut, Disperindag Situbondo segera mengeluarkan surat teguran resmi kepada kedua toko. Apabila dalam waktu dekat harga tidak disesuaikan dengan HET, maka Dinas PTSP akan mencabut izin usaha toko-toko tersebut.
“Langkah tegas ini penting agar stabilitas harga beras di Situbondo tetap terjaga. Kami juga akan terus memantau tindak lanjut dari surat teguran tersebut,” tambah AKP Agung.
Harga di Toko Lain Masih Stabil
Sementara itu, hasil pemantauan di beberapa toko lainnya menunjukkan bahwa harga beras di Situbondo masih relatif stabil dan sesuai dengan batas HET yang berlaku.
Kegiatan sidak ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Pengendalian Harga Beras Situbondo untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan pokok, terutama beras, tetap aman bagi masyarakat. (Fia)
Editor : Kief












