Sempat Buron Tiga Hari, Pelaku Pembacokan di Situbondo Diamankan Polisi

- Reporter

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Pembacokan di Situbondo berhasil ditangkap, posisi mengamankan barang bukti berupa berupa celurita dan barang lainnya, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Pelaku Pembacokan di Situbondo berhasil ditangkap, posisi mengamankan barang bukti berupa berupa celurita dan barang lainnya, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Peristiwa penganiayaan berat terjadi di Dusun Bandusa, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Seorang warga berinisial SL alias AN (57) tega membacok Kepala Dusun setempat, Susriyono (52), dan anaknya Edi Arifandi (30), pada Senin (21/07/2025) sore. Setelah sempat kabur, pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh polisi.

Kronologi Aksi Pembacokan

Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di halaman rumah korban. Berdasarkan keterangan polisi, pelaku mendatangi rumah Susriyono dengan membawa sebilah clurit. Saat itu, hanya Edi yang berada di rumah.

“Karena masyarakat setempat biasa membawa sabit atau clurit saat hendak ke sawah, korban Edi tidak merasa curiga,” ujar AKP Agung Hartawan, Kasat Reskrim Polres Situbondo, Jumat (25/7/2025).

Namun, situasi berubah drastis setelah Susriyono tiba. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengayunkan clurit ke arah pundak kanan Susriyono dan menyebabkan luka serius.

Anak Korban Juga Terluka Saat Mencoba Melawan

Melihat ayahnya diserang, Edi mencoba melerai dan merebut clurit dari tangan pelaku. Namun nahas, saat terjadi tarik-menarik senjata tajam itu, clurit justru mengenai dada kiri Edi, menyebabkan luka robek cukup parah.
Kejadian tersebut disaksikan sejumlah warga yang kemudian turun tangan membantu menghentikan serangan dan membawa kedua korban ke rumah sakit. Sementara pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Pelaku Ditangkap Setelah Tiga Hari Buron

Setelah menghilang selama tiga hari, pelaku akhirnya berhasil ditangkap Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Situbondo pada Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 16.00 WIB di wilayah Tapen, Kabupaten Bondowoso.

“Pelaku berusaha bersembunyi di Bondowoso. Tapi saat keluar dari persembunyian, tim kami yang sudah melakukan penyelidikan intensif langsung melakukan penangkapan tanpa perlawanan,” jelas AKP Agung.

Barang Bukti dan Proses Hukum

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain clurit milik pelaku dan pakaian korban yang berlumuran darah. Selain itu, penyidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, dan menggelar perkara.
“Pelaku kami jerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara,” tegas Kasat Reskrim.

Hingga saat ini, kedua korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka serius yang diderita. Polisi menyatakan kasus ini masih terus dikembangkan guna mendalami motif pelaku melakukan penganiayaan brutal terhadap perangkat desa dan anaknya.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

AKBP Alaiddin Resmi Jabat Kapolres Tuban ke-40, Kapolda Jatim Minta Langsung Tancap Gas
Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban
Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 18:22 WIB

AKBP Alaiddin Resmi Jabat Kapolres Tuban ke-40, Kapolda Jatim Minta Langsung Tancap Gas

Senin, 12 Januari 2026 - 14:45 WIB

Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee