Viral! Anggota Banser Hampir Dikeroyok Usai Tendang Petasan di Jalan Raya Situbondo

- Reporter

Kamis, 3 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Anggota Banser di Situbondo hampir dikeroyok usai tendang petasan di jalan raya,(Gambar: Tangkapan layar).

Situbondo– Sebuah insiden yang melibatkan seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dengan sekelompok pemuda di Kabupaten Situbondo menjadi viral di media sosial. Kejadian ini bermula saat seorang anggota Banser menendang petasan yang dinyalakan di Jalan Raya Pantura, Kecamatan Banyuputih, dan hampir berujung pada pengeroyokan.

Peristiwa ini terjadi setelah salat Idulfitri di Masjid Nurul Muttaqin. Sekelompok pemuda menyalakan petasan di jalan raya, yang kemudian ditendang oleh seorang anggota Banser untuk menghindari bahaya bagi para pengendara. Namun, tak disangka, petasan tersebut langsung meledak setelah ditendang, memicu ketegangan antara Banser dan para pemuda.

Ketua Pengurus Anak Cabang Banser Banyuputih, Imam Taufiqurahman, membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa anggota Banser yang bersangkutan, Slamet (47), hanya berusaha mengamankan situasi agar petasan tidak membahayakan pengguna jalan.

“Anggota kami bukan melarang mereka bermain petasan, hanya mengingatkan agar tidak dinyalakan di jalan raya karena bisa membahayakan pengendara. Saat petasan ditendang untuk menjauhkan dari jalan, kebetulan langsung meledak,” ujar Imam, Kamis (03/04/2025).

Baca juga: Ledakan Hebat di Mojokerto Tewaskan Ibu dan Anak, Bersumber dari Rumah Anggota Polisi

Baca juga: Polisi Dalami Kasus Ledakan Rumah Anggota Polsek Delanggu, Mojokerto

Baca juga: 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025, Idul Fitri Dirayakan Serentak

Imam juga menambahkan bahwa akibat kejadian tersebut, Slamet nyaris dikeroyok oleh para pemuda yang mengira tindakannya sebagai provokasi. Beruntung, situasi dapat dikendalikan sebelum terjadi bentrokan lebih lanjut.

Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, menyatakan bahwa kedua belah pihak telah dipertemukan dan sepakat untuk berdamai. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan di tempat umum, terutama di jalan raya, demi keselamatan bersama.

“Kita sudah fasilitasi pertemuan kedua belah pihak dan mereka sepakat berdamai. Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyalakan petasan, agar tidak mencelakai diri sendiri maupun orang lain,” tegas AKBP Rezi.

Himbauan bagi masyarakat tentang bahaya bermain petasan di lokasi yang tidak semestinya. Selain berpotensi menimbulkan konflik, petasan juga dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Diduga Kurang Konsentrasi, Dump Truck Tabrak Truk Tronton di Bancar Tuban
Di Tengah Kritik DPRD, Pemkab Tuban Tetap Anggarkan Hampir Rp50 Miliar untuk Dua RTH
Ledakan di Electrical Room PT SIG Tuban, Seorang Pekerja Dilarikan ke Rumah Sakit
Audit Kerugian Negara Rp1,3 Miliar, Kasus Kades Kepohagung Tuban Masuk Babak Baru
Salwa, Perenang Cilik Asal Tuban Juara Jawa Timur, Kini Siap Berlaga di Tingkat Nasional
Puluhan Jabatan Strategis di Pemkab Tuban Masih Kosong, Bupati Lindra Buka Suara
Penurunan Kualitas Gedung Baru Puskesmas Merakurak Perlu Uji Teknis, DPRD Tuban Siap Turun
Warga Soko Tuban Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:35 WIB

Diduga Kurang Konsentrasi, Dump Truck Tabrak Truk Tronton di Bancar Tuban

Senin, 6 Juli 2026 - 20:24 WIB

Di Tengah Kritik DPRD, Pemkab Tuban Tetap Anggarkan Hampir Rp50 Miliar untuk Dua RTH

Senin, 6 Juli 2026 - 16:37 WIB

Ledakan di Electrical Room PT SIG Tuban, Seorang Pekerja Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 5 Juli 2026 - 02:01 WIB

Audit Kerugian Negara Rp1,3 Miliar, Kasus Kades Kepohagung Tuban Masuk Babak Baru

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:37 WIB

Puluhan Jabatan Strategis di Pemkab Tuban Masih Kosong, Bupati Lindra Buka Suara

Berita Terbaru

Exit mobile version