Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Warung Makan di Depan SMKN 2 Tuban Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Kulkas

- Reporter

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pemadam berusaha memadamkan kobaran api, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tim pemadam berusaha memadamkan kobaran api, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Sebuah warung makan yang berlokasi di depan SMKN 2 Tuban, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, ludes terbakar pada Kamis siang (20/02/25). Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada kulkas yang berada di dalam warung tersebut.

Rudmi Raharningtyas, pemilik warung yang merupakan warga Bukit Karang, mengaku terkejut saat menerima kabar bahwa warungnya dilalap api. Kepada Liputansatu.id, ia menceritakan bahwa dirinya baru saja menutup warung sekitar pukul 14.00 dan pulang ke rumah. Namun, satu jam kemudian, ia mendapat informasi bahwa warungnya terbakar.

“Saya baru saja menutup warung jam dua, sekitar jam tiga saya dapat kabar warung terbakar,” ujar Rudmi, yang akrab disapa Tyas.

Ia menduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada kulkas yang masih menyala di dalam warung. Sebelum meninggalkan tempat usaha miliknya, Tyas mengaku sudah memastikan bahwa kompor dalam keadaan mati dan selang gas sudah dicabut dari tabung.

“Yang tertinggal di warung hanya kulkas, peralatan dapur, serta meja dan kursi,” tambahnya.

Warga yang melihat kebakaran segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api. Setelah berjuang sekitar 30 menit, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api sepenuhnya pada pukul 15.30.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan berapa total kerugian yang dialami oleh pemilik warung akibat kebakaran tersebut. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.(Az)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu
Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Izin Kepolisian Belum Terbit, Kirab Kimsin Kwan Sing Bio Tuban Terancam Batal
Limbah Cucian Pasir Picu Pendangkalan Sungai di Jenu, Petani dan Nelayan Tuban Mengeluh

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Kamis, 30 April 2026 - 20:43 WIB

DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot

Berita Terbaru

Aktivitas cucian pasir kuarsa di Kecamatan Jenu Tuban yang dinilai mencemari sungi yang ada  di lingkungan sekitar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemerintah

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id