Tuban – Aktivitas panen kacang di Desa Padasan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, berubah menjadi duka setelah seorang petani meninggal dunia secara mendadak di tengah ladang, Senin (04/05/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.
Korban diketahui bernama Pomo (69), warga Desa Padasan. Saat kejadian, ia tengah bekerja mencabut kacang di lahan milik warga setempat bersama rekan-rekannya.
Menurut saksi mata, peristiwa terjadi secara tiba-tiba. Korban yang sedang dalam posisi jongkok mendadak jatuh ke depan.
“Korban mendadak jatuh tersungkur saat sedang bekerja. Kami segera mendekat untuk menolong, tapi tubuhnya sudah tidak bergerak,” ujar saksi Suyitno (49).
Warga Sempat Evakuasi ke Gubuk
Melihat kondisi korban, para saksi bersama warga lainnya langsung memberikan pertolongan awal. Korban kemudian dipindahkan ke gubuk terdekat karena kondisi cuaca yang terik, sambil menunggu kedatangan petugas.
Peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada perangkat desa yang kemudian meneruskan informasi ke pihak kepolisian dan tim medis.
Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana
Kapolsek Kerek, Iptu Kastur, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
“Setelah menerima laporan, kami segera menuju lokasi kejadian bersama tim medis. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, kejadian ini murni merupakan musibah saat korban sedang bekerja. Tidak ada indikasi tindak pidana dalam peristiwa ini,” tegasnya.
Riwayat Penyakit Jantung dan Hipertensi
Petugas medis dari Puskesmas Kerek yang melakukan pemeriksaan luar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dari hasil pemeriksaan serta keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Korban juga disebut rutin memeriksakan kesehatannya setiap bulan.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah, mengingat kondisi kesehatan korban yang telah lama dideritanya. (Az)












