Bupati Tuban Raih Penghargaan Emas Koperasi, Empat KDMP Cetak Transaksi Rp9 Miliar Lebih

- Reporter

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menerima Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori Emas Bidang Koperasi dari Gubernur Jawa Timur setelah empat Koperasi Desa Merah Putih di Tuban mencatat transaksi lebih dari Rp9 miliar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menerima Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori Emas Bidang Koperasi dari Gubernur Jawa Timur setelah empat Koperasi Desa Merah Putih di Tuban mencatat transaksi lebih dari Rp9 miliar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Kabupaten Tuban kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menerima Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori Emas Bidang Koperasi pada puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Timur di Bakorwil IV Pamekasan, Selasa (21/07/2026).
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam mengembangkan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Acara tersebut dihadiri Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Ketua Dekopinwil Jawa Timur, jajaran pimpinan perangkat daerah Pemprov Jatim, serta para kepala daerah se-Jawa Timur.

Satu-satunya Kepala Daerah Penerima Penghargaan

Bupati Tuban menjadi satu-satunya kepala daerah yang menerima Lencana Jer Basuki Mawa Beya Bidang Koperasi pada peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Provinsi Jawa Timur tahun ini.
Penghargaan diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil mendukung implementasi program prioritas nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Kabupaten Tuban dinilai unggul karena mampu mencatatkan nilai transaksi koperasi yang tinggi, bahkan menempatkan empat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam jajaran 10 besar transaksi terbesar di Jawa Timur.
Empat koperasi tersebut yakni KDMP Pucangan, Kecamatan Montong; KDMP Karangagung, Kecamatan Palang; KDMP Rengel, Kecamatan Rengel; dan KDMP Gesikharjo, Kecamatan Palang.

Transaksi Tuban Disebut Lampaui Sejumlah Provinsi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan nilai transaksi KDKMP di Jawa Timur saat ini menjadi yang tertinggi secara nasional.
Bahkan, menurutnya, capaian transaksi koperasi di Kabupaten Tuban lebih besar dibandingkan total transaksi di beberapa provinsi lain di Indonesia.
“Ini menjadi motivasi bagi kepala daerah lain untuk terus mendukung gerakan koperasi yang dijalankan melalui KDKMP,” ujar Khofifah.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemkab Tuban, pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun koperasi yang aktif, produktif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi perekonomian desa.
Selain itu, Khofifah mendorong pemerintah daerah bersama Dewan Koperasi Indonesia terus memberikan pendampingan kepada pengurus koperasi, mulai dari penguatan administrasi, tata kelola hingga digitalisasi agar koperasi semakin dipercaya masyarakat.

Empat KDMP Tuban Masuk Jajaran Terbesar di Jatim

Prestasi Tuban semakin menonjol setelah empat Koperasi Desa Merah Putih berhasil mencatatkan transaksi fantastis.
KDMP Pucangan menjadi yang tertinggi di Jawa Timur dengan nilai transaksi mencapai Rp5,4 miliar. Disusul KDMP Karangagung sebesar Rp1,7 miliar, KDMP Rengel Rp1,3 miliar, dan KDMP Gesikharjo sebesar Rp596 juta.
Total transaksi keempat koperasi tersebut menembus lebih dari Rp9 miliar, menjadi indikator kuat keberhasilan pengembangan koperasi berbasis desa di Kabupaten Tuban.

Bupati: Koperasi Harus Menjadi Motor Ekonomi Desa

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini mendukung pengembangan koperasi di Kabupaten Tuban.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat koperasi agar semakin profesional, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Mas Lindra menegaskan Pemkab Tuban akan terus memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi, meningkatkan pendampingan, serta mendorong digitalisasi tata kelola agar koperasi mampu tumbuh secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan empat KDKMP Tuban masuk dalam daftar transaksi tertinggi di Jawa Timur menjadi bukti bahwa koperasi mampu menjadi instrumen penting dalam memperkuat ekonomi desa.
“Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah,” tegasnya. (Az)

Berita Terkait

Jelang Haul Akbar Ponpes Langitan, Polresta Tuban Siagakan Personel di Titik Rawan Kepadatan
Kejari Tuban Benarkan Vespa Polisi Viral Merupakan Barang Bukti Kasus Investasi Bodong
Propam Polresta Tuban Jatuhi Sanksi Disiplin Anggota yang Viral Merokok Saat Berkendara
Dugaan Pengeroyokan 10 Warga SH Terate : Kuasa Hukum Korban Minta Polresta Tuban Usut Tuntas
Akhiri Konflik Satu Dekade, Umat Kwan Sing Bio Tuban Sepakat Damai
Razia Rumah Kos dan Warung Karaoke, Temukan Pasangan Diduga Bukan Suami Istri serta Miras
Petugas Gabungan Gerebek Eks Lokalisasi Cangkring Tuban
Merokok Saat Berkendara, Bisakah Anggota Polri Dijerat UU Lalu Lintas?

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jelang Haul Akbar Ponpes Langitan, Polresta Tuban Siagakan Personel di Titik Rawan Kepadatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Tuban Raih Penghargaan Emas Koperasi, Empat KDMP Cetak Transaksi Rp9 Miliar Lebih

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:40 WIB

Kejari Tuban Benarkan Vespa Polisi Viral Merupakan Barang Bukti Kasus Investasi Bodong

Senin, 20 Juli 2026 - 22:04 WIB

Propam Polresta Tuban Jatuhi Sanksi Disiplin Anggota yang Viral Merokok Saat Berkendara

Senin, 20 Juli 2026 - 19:37 WIB

Dugaan Pengeroyokan 10 Warga SH Terate : Kuasa Hukum Korban Minta Polresta Tuban Usut Tuntas

Berita Terbaru