Rapat Koordinasi Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi 2024 di Surabaya

- Reporter

Rabu, 18 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor siaga darurat benncana hidrometeorologi Jawa Timur 2024,(Ist).

Rakor siaga darurat benncana hidrometeorologi Jawa Timur 2024,(Ist).

SURABAYA, JATIM – Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi 2024 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Selasa (17/12). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto; Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati; serta Kepala Perangkat Daerah dan Kalaksa BPBD Kabupaten/Kota.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Imbau Masyarakat Jawa Timur Antisipasi Dampak Banjir

Rakor ini juga mencakup penyerahan bantuan dana siap pakai dari BNPB kepada Pemprov Jatim, Pangdam V/Brawijaya, dan Polda Jawa Timur, yang diserahkan langsung oleh Kepala BNPB didampingi oleh Pj Gubernur Jatim dan Menko PMK. Selain itu, dukungan operasional dalam penanganan siaga darurat bencana hidrometeorologi juga diberikan kepada Bupati/Walikota se-Jawa Timur.

Adhy Karyono menekankan bahwa rakor ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, terutama menjelang musim hujan dan libur Natal serta Tahun Baru (Nataru) 2025. Pemprov Jatim telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi bencana, termasuk rakor bencana hidrometeorologi, surat himbauan Gubernur ke kabupaten/kota, serta penetapan status siaga darurat bencana meteorologi dengan SK Gubernur.

Siaga Darurat: Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana di Jawa Timur

Selain rakor, Pemprov Jatim juga telah menyiapkan posko siaga bencana, apel siaga, pengecekan peralatan, dan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS). “Kami juga telah melaksanakan apel siaga dan gelar peralatan di setiap Kabupaten/Kota di Jawa Timur, yang dipimpin oleh kepala daerah masing-masing,” kata Adhy.

Baca juga: Waspada Banjir: Bengawan Solo di Bojonegoro Berstatus Siaga Kuning dengan Tren Kenaikan Debit Air

Adhy menambahkan bahwa potensi bencana hidrometeorologi di Jatim pada triwulan Desember hingga Februari termasuk banjir, longsor, abrasi, rob, dan gelombang tinggi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan baik sarana, prasarana, peralatan, personel, dan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) telah disiapkan.

Bencana Hidrometeorologi di Jatim 2024

Sejak 1 Januari hingga 16 Desember 2024, Jawa Timur tercatat mengalami 370 bencana. Dari jumlah tersebut, 62 kejadian bencana hidrometeorologi terjadi antara 1 November hingga 17 Desember, dengan dampak pada 26 Kabupaten/Kota, 88 kecamatan, dan 197 desa. Bencana tersebut menyebabkan 3 korban meninggal dan merusak infrastruktur.

Prakiraan Cuaca dan Upaya Mitigasi

BMKG memperingatkan bahwa musim hujan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG, menjelaskan bahwa suhu permukaan laut yang meningkat memicu pembentukan awan hujan yang lebih intens, berpotensi menyebabkan hujan lebat dan angin kencang. Untuk itu, pihaknya memberikan prakiraan cuaca yang lebih rinci untuk mempersiapkan mitigasi bencana.

Kunjuni: Info BMKG

Bantuan dan Operasi Modifikasi Cuaca

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengungkapkan bahwa 11 Kabupaten/Kota di Jatim sudah berstatus tanggap darurat, sementara 27 lainnya telah menetapkan status siaga darurat. Bantuan berupa perahu, sembako, makanan siap saji, dan pompa telah disalurkan ke daerah yang terdampak. Di samping itu, operasi modifikasi cuaca (OMC) juga dilakukan untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem, dengan rencana pelaksanaan di dua titik di Jatim.

Dengan kesiapan ini, pemerintah pusat dan daerah berharap dapat mengurangi dampak bencana dan melindungi masyarakat Jawa Timur dari ancaman hidrometeorologi yang semakin intens.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee