Diduga Depresi, Warga Kerek Tuban Ditemukan Tergantung di Rumahnya

- Reporter

Senin, 13 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian dari Polsek Kerek saat melihat kondisi korban usai gantung diri di rumahnya, (Foto: Assayid Anazili/LiputanSatu.id).

Petugas kepolisian dari Polsek Kerek saat melihat kondisi korban usai gantung diri di rumahnya, (Foto: Assayid Anazili/LiputanSatu.id).

TUBAN, JATIM – Diduga karena depresi, seorang pria berinisial S (31), warga Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya. Hal itu sontak membuat masyarakat setempat geger.

Peristiwa yang terjadi pada (12/01), sekitar pukul 22.00 Wib itu pertama kali ditemukan oleh ayahnya yang terbangun dari tidurnya. Melihat S tidak ada dikamar. Selanjutnya, orang tua korban berjalan ke kamar belakang dan mengetahui bahwa korban sudah tergelantung dengan lilitan tali tambang dibagian lehernya.

Kapolsek Kerek, Iptu Kastur membenarkan hal itu. Ia menjelaskan jika korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali tampar berwarna biru dan panjang sekitar 1,5 meter. Dan ditemukan oleh orang tuanya sekitar pukul 22.00 Wib.

“Tali itu dikaitkan pada kuda-kuda rumahnya yang terbuat dari cor beton,” ungkap Iptu Kastur kepada LiputanSatu.id, Senin (13/01/2025).

Mengetahui kondisi S, orang tua korban pun histeris ditengah keheningan malam. Sontak sejumlah warga yang berada di dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP) berdatangan untuk mencari tahu situasi yang terjadi dari sumber suara.

“Di dalam kamar belakang itu ada andang (tempat untuk memanjat terbuat dari kayu,Red) yang digunakan oleh korban memanjat dan membuat tali untuk digunakan menggantung dirinya,” terangnya.

Melihat hal tersebut ayah korban langsung menghubungi kakak korban W yang selanjutnya melapor ke Polsek Kerek. Berdasarkan laporan pemeriksaan tim medis menegaskan bahwa korban benar-benar meninggal dikarenakan bunuh diri.

Ketika ditanya penyebab korban melakukan hal tersebut, Iptu Kastur menyampaikan bahwa korban tengah depresi. Diduga lantaran S diberhentikan dari pekerjaannya sebagai pegawai lepas di Bulog Bojonegoro pada bulan lalu.

“Dugaan sementara, korban menganggur dan mengalami depresi setelah diberhentikan dari pekerjaannya,” pungkasnya. (AS/Din).

Editor : Ahmad Muhyiddin

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee