Terungkap! Identitas Mayat di Hutan Jombang dan 6 Pelaku Pembunuhan Ditangkap

- Reporter

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi korban pembunuhan di Jombang (Ist).

Evakuasi korban pembunuhan di Jombang (Ist).

JOMBANG, JATIM – Misteri penemuan mayat pria berjaket hitam di hutan Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Jombang, akhirnya terpecahkan. Identitas korban telah dikonfirmasi, dan polisi berhasil menangkap enam pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, mengungkapkan bahwa identitas korban terungkap setelah kakaknya melapor melalui Facebook pada Selasa (28/1). Sang kakak mengenali ciri-ciri yang beredar di media sosial dan mendatangi polisi untuk memastikan.

“Kami wawancara lebih dulu, lalu mengajaknya ke RSUD. Dia meyakini identitas korban dari ciri khas kuku jempol tangan kiri yang panjang serta lubang di giginya,” kata Margono dalam konferensi pers di Mapolres Jombang, Kamis (30/1/2025).

Korban diketahui bernama Muhammad Faiz (19), warga Desa Katerungan, Kecamatan Krian, Sidoarjo. Faiz terakhir kali terlihat meninggalkan rumah pada Sabtu (18/1) dengan mengendarai sepeda motor Yamaha NMax.

6 Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Jombang dan Temanggung

Setelah identitas korban terungkap, polisi bergerak cepat memburu para pelaku. Enam orang berhasil ditangkap di lokasi berbeda:

AS (22) – Jombang

AR (23) – Lumajang

HM (19) – Kediri

MR (16), RG (17), KS (16) – Jombang

“Empat pelaku pembunuhan kami amankan di Jombang, sementara dua lainnya kabur ke Temanggung,” jelas Margono.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap HM di Jombang pada Selasa (28/1). Dari keterangan HM, polisi menangkap dua pelaku di Temanggung dan tiga lainnya di Jombang pada Rabu (29/1) malam. Saat ini, polisi juga tengah menyelidiki keterlibatan dua perempuan dalam kasus ini.

Korban Dibunuh Setelah Ponselnya Dirampas

Margono mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, korban sempat mengunjungi sebuah kos di Trowulan pada Rabu (15/1) untuk menemui teman barunya.

“Terdapat indikasi korban dipukuli di sana. Kos itu dikenal sebagai base camp anak punk,” jelasnya.

Tak hanya dianiaya, ponsel korban juga dirampas oleh para pelaku yang membutuhkan uang untuk membayar sewa kos. Mereka berencana agar korban kembali untuk menebus ponselnya.

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Syamsul Hadi: Tersangka Soni Peragakan 32 Adegan

Korban Tewas Akibat Pukulan Benda Tumpul

Mayat Faiz ditemukan oleh pencari jamur pada Minggu (19/1) pagi di hutan Petak 102 L RPH Tanjung, BKPH Ploso Timur, Dusun Randualas, Desa Marmoyo. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi tengkurap, kaku, dan dikerubungi lalat.

Hasil autopsi mengungkapkan bahwa Faiz mengalami tujuh luka robek akibat hantaman benda tumpul, yakni enam di kepala dan satu di kening kiri. Selain itu, terdapat luka memar di punggung yang disebabkan oleh seretan pelaku.

“Korban meninggal akibat pukulan benda tumpul di bagian belakang kepala, yang menyebabkan pendarahan dan patah tulang tengkorak,” terang Margono.

Para pelaku kini mendekam di Rutan Polres Jombang dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana juncto Pasal 338 dan Pasal 365 KUHP. Jika dua perempuan terbukti terlibat, mereka akan dikenakan Pasal 55 dan 56 KUHP.(Pur/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee