Pria Asal Kudus Ditemukan Tewas di Kamar Kos Tuban, Kedua Tangannya Gosong

- Reporter

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah obat-obatan dan barang bukti lainnya turut diamankan kepolisian, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Sejumlah obat-obatan dan barang bukti lainnya turut diamankan kepolisian, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Seorang pria asal Kudus, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Jalan Hayam Wuruk, Lingkungan Jarkali, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, pada Selasa pagi (27/05/2025).
Korban diketahui bernama Sucipto (55), warga Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Ia bekerja sebagai sopir sekaligus sales di perusahaan rokok Melinjo.

Kronologi: Mengeluh Sakit, Lalu Ditemukan Meninggal

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Semanding, IPDA Ghofur, korban datang ke tempat kos milik Hendri Setiawan bersama rekannya, Muchamad Suwalik (59), pada Senin sore (26/05/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Menjelang malam, sekitar pukul 21.00 WIB, Sucipto mengeluh seluruh tubuhnya terasa sakit. Ia kemudian memutuskan untuk beristirahat pada pukul 22.00 WIB.

“Sekitar pukul 01.30 WIB, korban sempat terbangun, namun kondisinya semakin memburuk,” ujar IPDA Ghofur.

Ditemukan dengan Tangan Gosong

Keesokan paginya, sekitar pukul 06.00 WIB, rekan kerja korban, Giyanto (41), warga Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, masuk ke kamar dan mendapati Sucipto dalam kondisi memejamkan mata. Kedua tangan korban terlihat gosong.
Merasa curiga, Giyanto mencoba memeriksa kondisi tubuh korban dan menyadari bahwa Sucipto telah meninggal dunia. Ia segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semanding dan menghubungi petugas medis dari Puskesmas Wire.

Tidak Ada Tanda Kekerasan, Keluarga Tolak Autopsi

Dari hasil pemeriksaan medis yang dipimpin oleh Danu Agus, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban juga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan tidak akan menuntut pihak manapun terkait peristiwa tersebut.
Polisi Temukan Obat-obatan di Kamar Kos
Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah obat-obatan di kamar korban, di antaranya:
• Tiga strip Eltazon
• Tiga strip Dapyrin
• Satu strip Novaxicam
• Tiga strip obat tanpa merek
• Satu unit ponsel
• Sebuah dompet milik korban
Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Semanding, sementara jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan PR di Singgahan Tuban Yang Sempat Gegerkan Warga Akhirnya Diputus Pengadilan
Gembleng Fisik dan Mental Pemuda, SAKA Polsek Merakurak Gelar Longmarch JALABHASKARA
PN Tuban Tegaskan Putusan NO Belum Sentuh Pokok Sengketa TITD Kwan Sing Bio
Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban
Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 17:44 WIB

Kasus Pembunuhan PR di Singgahan Tuban Yang Sempat Gegerkan Warga Akhirnya Diputus Pengadilan

Senin, 12 Januari 2026 - 16:23 WIB

Gembleng Fisik dan Mental Pemuda, SAKA Polsek Merakurak Gelar Longmarch JALABHASKARA

Senin, 12 Januari 2026 - 16:04 WIB

PN Tuban Tegaskan Putusan NO Belum Sentuh Pokok Sengketa TITD Kwan Sing Bio

Senin, 12 Januari 2026 - 14:45 WIB

Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee