Pria 59 Tahun Ditemukan Meninggal di Kos Tuban, Diduga Sakit

- Reporter

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah korban dibawah ke rumah duka, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Jenazah korban dibawah ke rumah duka, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

TUBAN – Seorang pria bernama Tavip Endro Yuwono (59) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, pada Selasa (11/02/25) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kronologi Penemuan Jenazah

Informasi ini pertama kali diterima oleh Piket Reskrim Polsek Jenu dari Kepala Desa Wadung. Korban diketahui merupakan karyawan swasta yang berdomisili di Bekasi, Jawa Barat.

Menurut keterangan saksi Bambang Priyono Setyo Budi (57), pemilik kos tempat korban menginap, kejadian bermula ketika ia menerima telepon dari anak korban yang berada di Jakarta sekitar pukul 07.00 WIB. Anak korban menyampaikan bahwa sudah tiga hari tidak dapat menghubungi ayahnya dan meminta tolong untuk memeriksa keberadaannya di kos.

“Bambang kemudian menuju kamar korban yang berada di lantai dua. Pintu kamar dalam keadaan tidak terkunci, dan saat diketuk tidak ada respons. Ketika pintu dibuka, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di lantai dengan kepala menghadap ke timur. Di sekitar tubuh korban terdapat pakaian yang berhamburan serta beberapa obat-obatan,” ungkap Ipda Agung Heru Prabowo, Kanit Reskrim Polsek Jenu.

Penyelidikan Polisi di Tempat Kejadian

Pemilik kos segera melaporkan kejadian ini kepada Kepala Desa Wadung, yang meneruskan informasi ke Bhabinkamtibmas setempat. Selanjutnya, Kapolsek Jenu bersama Kanit Reskrim dan anggota Polsek Jenu mendatangi lokasi kejadian. Tim Inafis Polres Tuban serta tenaga medis dari Puskesmas Jenu juga dipanggil untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui.

Keputusan Keluarga dan Pemakaman

Pihak keluarga, yang diwakili oleh Suharsoyo, memutuskan untuk tidak melakukan otopsi terhadap jenazah. Keluarga memilih membawa jenazah ke rumah duka di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, untuk proses pemakaman.

“Keluarga korban menolak untuk diautopsi, jadi jenazah langsung diantar ke rumah duka,” jelas Ipda Agung Heru Prabowo.(Az)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Diduga Depresi, Pria Asal Lumajang Ditemukan Meninggal di Rumah Pamannya di Tuban
Kebakaran Proyek Wika di Tuban Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kok Tak Dilaporkan ke Damkar?
Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Diduga Depresi, Pria Asal Lumajang Ditemukan Meninggal di Rumah Pamannya di Tuban

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Kebakaran Proyek Wika di Tuban Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kok Tak Dilaporkan ke Damkar?

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar

Berita Terbaru