Diduga Depresi, Pria Asal Lumajang Ditemukan Meninggal di Rumah Pamannya di Tuban

- Reporter

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian bersama sejumlah pihak melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan pria asal Lumajang yang meninggal dunia di rumah pamannya, Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, Tuban, Selasa (11/08/2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Petugas kepolisian bersama sejumlah pihak melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan pria asal Lumajang yang meninggal dunia di rumah pamannya, Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, Tuban, Selasa (11/08/2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Seorang pria asal Kabupaten Lumajang, Agestha Septiadi (31), ditemukan meninggal dunia di rumah pamannya di Dusun Dukoh, Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Selasa (11/08/2026).
Korban yang diketahui bekerja sebagai wiraswasta tersebut sebelumnya datang dari Lumajang ke Tuban. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban diduga mengalami tekanan psikologis yang berkaitan dengan persoalan rumah tangga.
Kapolsek Kerek IPTU Kastur membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi menerima laporan mengenai penemuan korban sekitar pukul 17.00 WIB.
“Benar, telah terjadi peristiwa bunuh diri sekira pukul 17.00, di Dusun Dukoh, Desa Margorejo, Kecamatan Kerek,” ujar IPTU Kastur.

Datang dari Lumajang, Dijemput Keluarga

Menurut keterangan kepolisian, korban berangkat dari Lumajang menuju Tuban pada Selasa sekitar pukul 11.00 WIB.
Setibanya di Tuban, korban dijemput sepupunya, Andriani Trisnawati, di kawasan simpang empat Patung Tuban. Keduanya kemudian menuju rumah Sutrisno, yang merupakan paman korban, di Desa Margorejo.
Sekitar pukul 12.00 WIB, korban tiba di rumah tersebut.
Namun, beberapa jam kemudian, keluarga dikejutkan dengan kondisi korban yang ditemukan sudah tidak bernyawa di bagian dapur rumah.
“Jadi korban ini baru saja dijemput keluarganya sepulang dari Lumajang,” terang IPTU Kastur.

Ditemukan Bibi dan Sepupu

Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh Indrawati yang merupakan bibinya bersama Andriani.
Mengetahui kondisi tersebut, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian itu kepada kepolisian. Petugas Polsek Kerek selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

Diduga Berkaitan dengan Persoalan Rumah Tangga

Kapolsek Kerek mengatakan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diduga tengah mengalami tekanan akibat persoalan rumah tangga.
Korban diketahui sedang menjalani proses perceraian dengan istrinya.
“Diduga masalah keluarga,” kata IPTU Kastur.
Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pemeriksaan untuk memastikan rangkaian kejadian serta penyebab kematian korban berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan keterangan para saksi.

Polisi Lakukan Penanganan

Petugas bersama pihak terkait kemudian melakukan penanganan terhadap jenazah korban. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari keluarga dan saksi di lokasi.
Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat kekerasan lain pada tubuh korban.
Pihak keluarga selanjutnya menerima kejadian tersebut dan proses penanganan jenazah dilakukan sesuai prosedur. (Az)

Catatan: Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional atau merasa tidak mampu menghadapi masalah, jangan menghadapinya sendirian. Bicarakan dengan orang yang dipercaya dan cari bantuan profesional kesehatan mental.

Berita Terkait

Kebakaran Proyek Wika di Tuban Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kok Tak Dilaporkan ke Damkar?
Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima
Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Diduga Depresi, Pria Asal Lumajang Ditemukan Meninggal di Rumah Pamannya di Tuban

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Kebakaran Proyek Wika di Tuban Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kok Tak Dilaporkan ke Damkar?

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar

Berita Terbaru