Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Ulat Ditemukan pada Ransum MBG di MI Falahiyah Kedungrejo Tuban, Penyalur Lakukan Evaluasi

- Reporter

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: (SC/Ist/Liputansatu.id).

Gambar: (SC/Ist/Liputansatu.id).

Tuban — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban kembali menjadi perhatian publik setelah ditemukan seekor ulat daun hidup pada salah satu ransum makanan yang diterima siswa MI Falahiyah Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Selasa (17/12/2025).
Meski bersifat insidental, temuan tersebut langsung menyita perhatian warga sekolah dan wali murid. Pihak penyalur MBG pun bergerak cepat dengan menarik ransum bermasalah dan melakukan evaluasi internal.

Video Temuan Ulat Sempat Menghebohkan Wali Murid

Dalam video singkat yang beredar di media sosial, terlihat seekor ulat berwarna hijau di atas daun selada yang masih segar. Video tersebut direkam di lingkungan sekolah dan dengan cepat menyebar di grup percakapan wali murid.
Saat kejadian berlangsung, beberapa wali murid diketahui masih berada di sekolah untuk menunggu anak mereka, sehingga temuan itu langsung menjadi perhatian bersama.

Menu Ransum MBG yang Diterima Siswa

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya kepada LiputanSatu.id menyampaikan bahwa ransum MBG dibagikan kepada siswa pada pagi hari dengan menu yang cukup lengkap.
“Tadi dapat nasi, buah naga, tumis wortel, kecambah, rolade ayam, tahu bakso, sama daun selada. Di daun seladanya itu ada ulatnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, secara umum menu MBG selama ini dinilai membantu pemenuhan gizi anak-anak, meski kejadian hari ini sempat membuat kaget.

Menurut wali murid tersebut, kejadian itu tidak berlangsung lama karena langsung dilaporkan ke pihak sekolah. Namun suasana sempat ramai karena para wali murid khawatir akan kebersihan makanan yang dikonsumsi anak-anak.
“Kejadiannya pagi ini. Karena ada beberapa wali murid di sekolah, jadi langsung ramai,” ujarnya.

Penyalur MBG Akui Kelalaian Teknis dalam Penyortiran

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala SPPG Kedungrejo 1 selaku penyalur MBG di sekolah itu, Wahyu, mengakui adanya kelalaian dalam proses persiapan makanan.
Ia menjelaskan bahwa temuan ulat terjadi akibat kurang telitinya proses penyortiran bahan sayuran sebelum didistribusikan.
“Kami mohon maaf. Ini karena tim persiapan dan penyortiran yang kurang teliti. Kami sudah memberikan teguran kepada petugas,” ucap Wahyu.

Ransum Bermasalah Ditarik dan Diganti Baru

Sebagai langkah cepat, pihak SPPG Kedungrejo langsung menurunkan asisten lapangan ke MI Falahiyah Kedungrejo untuk menangani kejadian tersebut.
“Ransum yang bermasalah sudah kami tarik dan langsung kami ganti dengan yang baru,” jelasnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan siswa tetap menerima makanan yang layak dan aman dikonsumsi.

Wahyu menegaskan, kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi serius bagi pihaknya. Ke depan, pengawasan terhadap proses pencucian, penyortiran, hingga distribusi bahan makanan akan diperketat.
“Kami berkomitmen memperbaiki kinerja tim agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

MBG Tetap Dinilai Bermanfaat, Pengawasan Akan Diperketat

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik. Meski insiden ini memunculkan perhatian publik, pihak penyalur menilai kejadian tersebut bersifat teknis dan tidak mengurangi tujuan utama program.
Diharapkan, evaluasi yang dilakukan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG di Tuban, sehingga manfaat program tetap dirasakan secara optimal oleh para siswa dengan standar kebersihan yang semakin baik. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Pria di Tuban Dianiaya Brutal hingga Kritis, Pelaku Kabur dan Diburu Polisi
Ditarget Rampung 20 Juni 2026, Progres Fisik Sekolah Rakyat Tuban Jadi Sorotan
Hari Kelima Pencarian, Nelayan Tuban yang Hilang Belum Ditemukan
Pasar Sukabangun Ketapang Jadi Andalan Warga Penuhi Kebutuhan Pokok dan Hasil Laut Segar
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Dirjen Bea Cukai Disorot di Sidang KPK, Gus Lilur Desak Prabowo Copot Djaka Budhi Utama
Bukan Hanya APBD Rp8,1 Miliar, Bisakah Industri Dilibatkan Menguatkan Jalan Jenu–Merakurak?
Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:31 WIB

Pria di Tuban Dianiaya Brutal hingga Kritis, Pelaku Kabur dan Diburu Polisi

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ditarget Rampung 20 Juni 2026, Progres Fisik Sekolah Rakyat Tuban Jadi Sorotan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:48 WIB

Hari Kelima Pencarian, Nelayan Tuban yang Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:52 WIB

Pasar Sukabangun Ketapang Jadi Andalan Warga Penuhi Kebutuhan Pokok dan Hasil Laut Segar

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:34 WIB

Dirjen Bea Cukai Disorot di Sidang KPK, Gus Lilur Desak Prabowo Copot Djaka Budhi Utama

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id