Artikel ini disajikan bukan untuk menginspirasi, menormalisasi, atau mendorong tindakan serupa, melainkan sebagai informasi publik yang disusun dengan mengedepankan etika jurnalistik, kepentingan kemanusiaan, dan perlindungan kesehatan mental.
Tuban – Warga Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, digemparkan dengan peristiwa seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah pada Senin (19/01/2026) sore. Korban merupakan warga setempat berusia awal 30-an dan berprofesi sebagai petani.
Kapolsek Kerek IPTU Kastur menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.15 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah keluarganya.
“Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujar IPTU Kastur.
Sebelumnya Masih Beraktivitas Seperti Biasa
Berdasarkan keterangan saksi dan penelusuran awal petugas, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban masih sempat melakukan aktivitas harian seperti biasa. Pada siang hari, korban terlihat beraktivitas di sekitar rumah, tanpa menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.
Sekitar satu jam sebelum kejadian diketahui, anggota keluarga mendapati korban sudah tidak bernyawa.
Baru Menikah dan Tidak Diketahui Masalah Sebelumnya
IPTU Kastur mengungkapkan, berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban baru menikah sekitar satu pekan sebelumnya. Hingga saat kejadian, tidak ditemukan informasi adanya permasalahan rumah tangga maupun persoalan lain yang mencolok.
“Dari keterangan keluarga dan warga sekitar, korban dikenal tertutup dan beraktivitas normal. Tidak ada laporan adanya konflik sebelumnya,” jelasnya.
Hasil Pemeriksaan Awal Tidak Menemukan Tanda Kekerasan
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Pemeriksaan medis menyimpulkan korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut tanpa keterlibatan pihak lain.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah.
Polisi Imbau Kepedulian Terhadap Kesehatan Mental
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan mengejutkan warga sekitar. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar.
Jika terdapat anggota keluarga atau tetangga yang menunjukkan tanda-tanda tekanan mental berat, masyarakat diharapkan segera memberikan pendampingan dan mengarahkan ke layanan kesehatan atau pihak terkait.
Catatan Redaksi:
Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan jiwa atau pendampingan psikologis, dapat menghubungi layanan kesehatan terdekat atau hotline Kemenkes 119 ext. 8.
Editor : Kief















